

Klemens Hamo (Robert Mboik Cepos)
SENTANI-Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo menanggapi pernyataan atau kritikan yang disampaikan Sihar Tobing kepada 3 pimpinan DPRD Kabupaten Jayapura, terkait tidak ada kejelasan mengenai pelaksanaan rapat kerja di DPR yang sudah diagendakan, Senin (3/4).
Dimana Sihar menyayangkan, langkah 3 pimpinan DPRD Kabupaten Jayapura yang tidak membuka sidang dengan alasan yang tidak jelas. Padahal sejumlah pimpinan OPD sudah menunggu lama sejak pukul 13.00 sampai sore hari.
Atas pernyataan kritikan itu, Klemens Hamo menegaskan, soal jadwal atau waktu sidang sifatnya tidak baku, sehingga ketika tiba-tiba terjadi penundaan itu adalah hal yang wajar .
“Jadwal itu berlaku tentatif, tidak bisa jadwal itu berlaku baku, tidak masalah walaupun sejumlah pimpinan OPD sudah datang,” kata Klemens Hamo.
Lanjut dia, persoalan mengenai penundaan sidang yang terjadi pada Senin (3/4) yang lalu itu disebabkan komunikasi dan koordinasi dari Ketua Bapemperda belum selesai. Lalu bagaimana mungkin Ketua DPRD menandatangani undangan rapat, namun di sisi lain koordinasi belum selesai.
“Inikan sudah di tingkat pengambilan keputusan. Berarti kembali ke ranah fraksi, terkendala beberapa hal yang belum selesai koordinasi kita dengan Bapemperda. Koordinasi dengan fraksi-fraksi juga belum diselesaikan,”tandasnya.(roy/ary)
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…