

SENTANI- Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura akan menjadikan Kampung Yokiwa sebagai pilot project pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Jayapura pada 2019 ini.
” Kita kembangkan mulai tahun ini, Kampung Yokiwa akan dijadikan pilot project,”kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Joko Sunaryo saat ditemui, Selasa (5/3).
Dia menjelaskan, perencanaan pembangunan dan pengelolaan sumberdaya alam tersebut sudah dimulai saat ini. Selanjutnya pihaknya akan melakukan presentasi di Kemeterian Pariwisata guna mendapat dukungan anggaran dan pekerjaannya.
“Anggaran yang dibutuhkan memang sangat besar, sekitar Rp 30 miliar untuk pengembangan kawasan pariwisata di Kampung Yokiwa,”ungkapnya.
Menurutnya, ada beberapa bagian pekerjaan besar yang akan dilakukan guna merealisasikan rencana itu. Namun yang paling utama adalah pembangunan akses jalan masuk dan beberapa fasilitas pendukung lainnya. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah berkaitan dengan program
pemberdayaan ekonomi masyarakat di kampung tersebut.
Ke depan pihaknya berencana, pengelolaan pariwisata di kampung itu akan melibatkan masyarakat setempat.
“Dengan memanfaatkan air danau yang keluar ke muara Jafuri, kampung ini akan dibangun wahana-wahana permainan air, ada gazebo sebagai rumah singgah, sungai Itawfili ini bisa digunakan untuk atraksi olahraga jet sky, kano dan lainnya,”paparnya.(roy/tho)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…