Dia menjelaskan Dinkes Jayapura juga menggencarkan penggunaan kelambu dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah perkembangan nyamuk Anopheles yang merupakan vektor utama penyebaran malaria.
“Selain intervensi medis, pendekatan berbasis komunitas juga diterapkan agar masyarakat lebih sadar akan bahaya malaria dan ikut berperan aktif dalam mencegahnya,” katanya lagi.
Dia menambahkan keberhasilan eliminasi malaria tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari masyarakat.
“Tanpa kesadaran dan partisipasi masyarakat maka upaya ini akan sulit mencapai hasil yang optimal, untuk itu diharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas malaria,” ujarnya lagi.(Antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, setelah tiga tahun mengalami kevakuman, KNPI Kota Jayapura dengan kepengurusan baru tidak boleh…
Tugu yang menjadi salah satu penanda kawasan Abepura tersebut secara resmi diresmikan pada Selasa…
Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Abisai mengajak seluruh hadirin sejenak menghentikan aktivitas…
Situasi di dalam Auditorium Uncen mendadak panik saat kelompok demonstran menerobos masuk tanpa izin.…
Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…
Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…