

Yusuf Yambe Yabdi (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Menanggapi sorotan DPRK Jayapura terkait lemahnya pengawasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah, Plt. Sekda Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan formal dan pembinaan nilai-nilai agama dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, pola hidup benar dan pola hidup baik harus berjalan beriringan. Sekolah berperan mengajarkan pola hidup baik, sementara gereja, masjid, dan lembaga keagamaan lainnya mengajarkan nilai kebenaran. Kedua aspek ini, tidak dapat dipisahkan.
“Kita tidak hanya bicara Dinas Pendidikan, tetapi juga kementerian agama dan lembaga-lembaga agama di Kabupaten Jayapura harus punya program yang sama untuk disampaikan kepada semua gereja, masjid, dan agama-agama lainnya. Tujuannya agar generasi muda diajarkan hidup benar,” ujarnya, Senin (1/12).
Yusuf menambahkan, pendidikan di sekolah memiliki ruang dan waktu yang terbatas. Kurikulum memang menyentuh isu kesehatan seperti dampak alkohol, namun belum optimal dalam memberikan pemahaman mendalam terkait bahaya narkotika maupun alkohol.
Page: 1 2
Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…
Penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dan Bupati Jayapura, yang sebelumnya telah disepakati dan…
Sekolah rakyat terintegrasi 77 Merauke yang menempati sebagian dari gedung SMKN 2 Merauke di Jalan…
Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang hidup jauh dari pusat pemerintahan dan belum…
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak…
Bupati Yunus Wonda mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dukungan bersama antara Pemerintah…