Categories: SENTANI

Pengangkatan Bawas Baniyau oleh Pj Bupati Jayapura Dinilai Tidak Sesuai Aturan

SENTANI -Mantan Sekretaris Badan Pengawas Perusda Baniyau Hengky Yoku mengungkapkan, dalam proses pelantikan atau pengangkatan Badan Pengawas (Bawas)  Perusda Baniyau menurutnya tidak sesuai aturan  Mendagri dan nanti akan dilaporkan ke Mendagri.

  Hengky menganggap pengangkatan ini salah satu kesewenang wenangan Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo dalam menyalahgunakan jabatannya.

“Dalam proses pemilihan Bawas Perusda Baniyau seharusnya melalui proses dan mekanisme yang berlaku sesuai aturan Mendagri. Harus  dilakukan secara terbuka supaya siapa saja bisa tahu. Kemudian ada  administrasi data yang harua dilengkapi dan dipenuhi calon yang mendaftar, dilakukan uji kelayakan kompetensi, atau fit & proper tes, dilihat bagaimana sikapnya maupun track record yang bersangkutan yang mau mencalonkan diri dan lain-lain,”ungkapnya, Rabu (2/8).

Tapi dirinya melihat  tiba-tiba yang dilantik ini tidak ada uji kelayakan kompetensi, fit & proper tes dan lainnya.

  Hengky menduga, jangan sampai ini ada permainan politik.

  Hengky menambahkan, dalam pelantukan Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo di Jakarta oleh Mendagri, ia ingat benar bahwa tugas Pj Bupati Jayapura tugasnya   harus mampu memulihkan perekonomian di Kabupaten Jayapura.

“Tapi saya lihat ini malah justru ketika Pj menjabat tidak peduli dalam hal peningkatan perekonomian di Kabupaten Jayapura, malah menghancurkan secara sadar tanggung jawabnya melantik orang salah sasaran,”jelasnya.

Diakui, Perusda Baniyau sudah melakukan kesepakatan MoU dengan BUMN dalam pengembangan lokasi bisnis di Sentani, hal ini bisa menjadi leading sektor perekonomian namun jika BUMD Perusda Baniyau tidak tahu hal ini atau tidak mau jemput bola tentu ini sebuah kerugian besar l, karena dalam kerjasama dengan BUMN bisa memberikan PAD puluhan miliar rupiah jadi harusnya Perusda Baniyau bisa dikelola dengan baik, Bawas dan Direksi harus bisa duduk bersama satukan persepsi untuk mengembangkan pengembangan perusda untuk peningkatan perekonomian daerah.

Selain itu, anggota Bawas harus tahu diri mereka dipilih tidak boleh punya orientasi politik, kedudukan di Bawas jangan menjadi corong guna meningkatkan elektabilitas tahun politik untuk di tahun 2024.

  Sementara itu, Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengaku, terkait hal tersebut, bahwa pengangkatan dan pelantikan pengurus Bawas Perusda Baniyau Kabupaten Jayapura sudah melalui mekanisme yang berlaku.

“Semua  kita sesuaikan dengan mekanisme yang ada, dan tidak ada masalah. Sekali lagi, saya sampaikan itu semuanya kita sesuaikan dengan mekanisme, bukan berdasarkan asumsi-asumsi,” tutupnya.(dil/ary)

newsportal

Recent Posts

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

36 minutes ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

2 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

8 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

9 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

21 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

1 day ago