Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura Rudi Saragih bersama A+3 Concultacy (holding) Malaysia Richard Tan menunjukkan naskah MoU terkait konsultasi dan ekspor ikan. Kegiatan berlangsung di Hotel Horison Sentani, Rabu (21/5). (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI– Potensi hasil Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Jayapura sangat luar biasa dan harus dikelola dengan baik, guna meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat serta mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Untuk menampung hasil produksi sektor kelautan dan perikanan, tentunya dibutuhkan investor yang membeli hasil kelautan dan perikanan tersebut. Untuk itulah dilakukan kegiatan temu bisnis dan MoU terkait konsultasi dan ekspor ikan di A+3 Concultacy (holding) Malaysia Richard Tan.
“Kegiatan temu bisnis, penjajakan dan konsultan dari investor perusahaan A+3 Consultacy (Holding) dari Malaysia ini dalam rangka membeli ikan atau ekspor ikan khususnya di Kabupaten Jayapura, Sarmi dan Mamberamo Raya. Ini sangat penting karena bisa memberikan wawasan baru, terutama kepada pelaku usaha dan nelayan baik perorangan maupun perusahaan, dalam meningkatkan produksi menuju ke tahapan ekspor,’’ungkap Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo dalam kegiatan yang juga dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Ir. Iman Djuniawal, M.Si di Hotel Horison Sentani, Rabu (31/5)lalu.(dil/ary)
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…