Categories: SENTANI

New Normal Layanan KBM Setelah Tahun Ajaran Baru

Mathius Awoitauw ( FOTO: Robert Cepos)

SENTANI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw SE,M.Si  mengatakan, new normal atau normal baru untuk layanan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk lembaga pendidikan di Kabupaten Jayapura, diprediksi  baru bisa dilaksanakan setelah tahun ajaran baru ini.

“Normalnya mungkin setelah tahun ajaran baru,” kata Mathius Awoitauw, kepada wartawan di Sentani, Senin (1/6).

Dia mengatakan, pemberlakuan new normal untuk dunia pendidikan di Kabupaten Jayapura dipastikan hanya diterapkan untuk sekolah-sekolah yang masuk di zona hijau. Artinya daerah-daerah dimaksud tidak atau belum terpapar Covid-19. Kendati demikian, sebelum kebijakan baru itu benar-benar diterapkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dan Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Jayapura diminta untuk melakukan kajian terlebih dahulu terkait dengan rencana penerapan normal baru untuk bidang pendidikan di Kabupaten Jayapura nanti.

“Setelah tahun ajaran baru normal ini baru bisa diterapkan sehingga sekarang Dinas Pendidikan dan PGRI sedang melakukan kajian sehingga nanti seperti apa penerapannya di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut Matius mengungkapkan, saat ini tim pendidikan sedang melakukan pemetaan terkait dengan keberadaan dan kondisi setiap daerah berdasarkan zona penyebaran Covid-19. Sehingga arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah melalui tim pendidikan untuk pelayanan pendidikan selama pandemi Covid-19, disesuaikan dengan kondisi dari masing-masing wilayah tersebut.

“Ada zona merah, zona kuning dan zona hijau. Sekarang mereka (tim) sedang lakukan kajian, penerapan nilai normal untuk bidang pendidikan ini disesuaikan dengan kondisi yang ada,” paparnya.

Dia menambahkan, untuk memaksimalkan program layanan belajar selama pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura juga perlu  melakukan penyesuaian dengan aturan yang diberlakukan dari kementerian terkait. 

“Layanan KBM ini perlu dipadukan dengan peraturan dari kementerian supaya benar-benar maksimal,” tambahnya. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

7 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

7 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

8 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

8 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

9 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

10 hours ago