Categories: PEGUNUNGAN

Terjaring Patroli Tim Gugus, Pelanggar Dirapid Test Massal

Pelaksanaan Rapid Test  secara massal terhadap pedagang Pinang di Jalan Sulawesi Wamena Sabtu (30/5) kemarin. ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengungkapkan bahwa setelah sosialisasi dan penerapan sanksi push up bagi pelanggar batas waktu aktifitas sampai pukul 14.00 WIT, Tim Gugus Tugas melakukan patroli dan langsung melakukan rapid test kepada masyarakat yang terjaring melakukan aktifitas di luar rumah secara berkelompok. Ini dilakukan agar tim gugus bisa mendapatkan sampel-sampel darah guna melakukan pemeriksaan kepada masyarakat.

   “Untuk hari pertama ada 116 orang yang diambil sampel darahnya untuk dilakukan pemeriksaan rapid test, hasilnya akan disampaikan kepada yang bersangkutan lantaran sebelum diambil sampel darahnya petugas sudah menanyakan nomor kontak dari masing -masing sehingga nanti disampaikan langsung,” ungkap Bupati Jhon Banua, Sabtu (30/5) kemarin.

  Bupati memastikan rapid test kepada masyarakat yang melanggar aturan pembatasan waktu aktifitas ini akan terus dilakukan. Dimana ada pengumpulan massa, disitu akan dilakukan rapid test. Begitu juga dengan petugas pemerintah yang ada di lapangan seperti DKP, mama -mama yang membersihkan jalan itu akan dilakukan rapid test juga.

   “Ada 200 orang petugas kita yang akan dilakukan rapid test , sehingga kalau ada hasil rapidnya itu reaktif maka akan dikarantina dan diambil sampel swabnya untuk  dikirim ke Labkesda Jayapura ,”bebernya.

   Bupati Jayawijaya juga mengaku telah melakukan rapid test terhadap para pedagang pinang yang ada di Jalan Sulawesi dan Potikelek serta pedagang ikan, dimana  untuk pedagang pinang ada 115 orang yang diambil sampel darahnya untuk rapid test.  Dimana 15 orang diantaranya dinyatakan reaktif, sehingga langsugn dikarantina di tempat yang telah disiapkan Pemda. 

   “Kita fokuskan untuk pedagang pinang dan ikan di Jayawijaya, karena barang yang dipasok ini langgung dari Jayapura contoh seperti pedagang ikan di Pasar hamadi Jayapura banyak yang positif sehingga kita harus   mengambil sampel darah pedagang yang disini,”tuturnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

21 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

1 day ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

1 day ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

1 day ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

1 day ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago