Categories: SENTANI

Pemuda Tanah Merah Resah

JAYAPURA – Pesatnya pembangunan di era globalisasi ini disatu sisi memberi dampak positif karena banyaknya kemudahan. Namun disisi lain ada kekhawatiran yang dirasakan anak muda di Distrik Tanah Merah, Kabupaten Jayapura.

Ini terungkap dalam diskusi pada kegiatan camping lingkungan selama dua hari di pesisir Distrik Tanah Merah, akhir pekan kemarin. Kegiatan ini diikuti komunitas lingkungan seperti Rumah Bakau Jayapura, Papua Ocean, Earth Hour Jayapura, Duta Inspirasi Indonesia Provinsi Papua dan kelompok di kampung-kampung Tablasupa.

“Laut adalah bagian dari kehidupan kami. Hari ini kita masih bisa makan ikan, tapi kalau pembangunan terus masuk tanpa memperhatikan lingkungan, besok kita bisa kehilangan semuanya,” kata Ketua Komunitas Jaga Laut Tanah Merah, Yohanis Somisu, dalam rilisnya Minggu , (29/6).

Selama kegiatan, para peserta mengikuti diskusi lintas komunitas kemudian dilakukan pemutaran film Sa Pu Hutan yang diproduksi Watchdoc. Film ini akhirnya membakar jiwa muda di Distrik Tanah Merah untuk bersuara terkait kondisi lingkungan mereka.

Yohanis menyebut kerusakan ekosistem pesisir di daerah mereka makin terasa. Mulai dari pembangunan jalan yang membuang tanah ke laut hingga ancaman proyek tambang. “Kami tidak menolak pembangunan, tapi kami ingin pembangunan yang berpihak pada lingkungan dan masyarakat pesisir. Jangan sampai kita hanya jadi penonton atau buruh kasar di kampung sendiri,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tahun 2025, Curanmor Kasus Paling Menonjol di Mimika

Dalam pemaparannya, Kapolres menyampaikan bahwa jumlah kasus yang terjadi dan ditangani oleh Polres Mimika di…

12 hours ago

Pemprov Papua Selatan Bahas Persiapan Pindah Kantor Baru

Pembahasan ini diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Biro di lingkup…

13 hours ago

Puncak Arus Balik, 9 Januari 3000 Orang Akan Masuk Mimika

Rachmansyah menjelaskan bahwa sebelumnya saat puncak arus mudik di pelabuhan Poumako Timika terpantau berjalan aman…

14 hours ago

Anggota MRP Diminta Berpegang pada Aturan

Gubernur Apolo menegaskan, pertama bahwa dalam melaksanakan tugas harus senantiasa meminta petunjuk dari yang Maha…

16 hours ago

Pembayaran Denda Adat Berujung Saling Serang, Satu Orang Luka -luka

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.I,K menyatakan membenarkan adanya aksi saling serang…

17 hours ago

Pemadaman Listrik di Mimika Karena Faktor Cuaca Ekstrem

Ia mengungkapkan, cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai angin kencang serta aktivitas petir yang…

18 hours ago