

Anggota Regu II Polsek Kawasan Bandara Sentani melakukan pengamanan di Bandara Sentani, Jumat (12/3) lalu. (foto:Humas for Cepos)
SENTANI – Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sentani resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriyah/2026, Senin (30/3). Penutupan ini menandai berakhirnya masa pemantauan arus mudik dan balik Lebaran yang berlangsung selama 18 hari.
General Manager Bandara Internasional Sentani, I Nyoman Noer Rohim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran operasional, mulai dari TNI, Polri, Kantor Otoritas Bandara, AirNav Indonesia, BMKG, Basarnas, hingga maskapai dan petugas ground handling.
“Kesuksesan operasional tahun ini adalah buah dari koordinasi yang solid. Meski volume penumpang meningkat, kami tetap mampu menjaga keselamatan dengan zero accident dan meminimalisir kendala di lapangan,” ujarnya, Senin (30/3).
Selama periode Posko yang berlangsung sejak 13 hingga 30 Maret 2026, Bandara Internasional Sentani mencatat pertumbuhan trafik yang signifikan dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
“Jumlah penumpang tercatat meningkat sebesar 3,3 persen atau mencapai 87.302 penumpang. Sementara itu, pergerakan pesawat mengalami kenaikan 8,8 persen dengan total 1.630 pergerakan, baik lepas landas (take off) maupun pendaratan (landing). Untuk kargo, terjadi peningkatan sebesar 16,3 persen atau setara 3.716,2 ton,” tambahnya.
Lanjut I Nyoman, Puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 6.319 orang, pergerakan pesawat sebanyak 136, serta kargo seberat 305 ton.
Page: 1 2
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…
Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…
Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…