

Kepala BKD Sarmi, Ferdi Ferdinan Rikardo Paulus. (Foto: Mboik Cepos)
SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menegaskan komitmennya untuk tetap mengakomodasi tenaga non-ASN yang belum berhasil lolos seleksi dalam formasi ASN tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Kepala BKPSDM Sarmi, Fredy Ferdinan R. Paulus, belum lama ini di Sarmi.
Menurut Fredy, sesuai dengan kebijakan terbaru melalui Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025, pemerintah pusat kini membuka ruang bagi pengangkatan ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.
“Teman-teman yang tidak lulus formasi PNS maupun P3K dalam seleksi 2024 tapi tercatat dalam data non-ASN, akan kami usulkan untuk masuk dalam skema P3K Paruh Waktu,” jelas Fredy.
Ia menambahkan, skema P3K Paruh Waktu ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing daerah. Jika keuangan daerah mencukupi, maka bisa saja langsung diangkat sebagai P3K Penuh Waktu. Namun jika belum mampu, maka jalur Paruh Waktu menjadi solusi alternatif.
Page: 1 2
Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…
Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…
Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih adanya sejumlah pedagang yang berjualan di…