

Kadis sosial, Yance Ramandei (foto: Mboik Cepos)
Lewat Pendampingan dan Pendataan Kampung
SARMI-Dinas Sosial Kabupaten Sarmi tengah memfokuskan perhatian pada upaya pemberdayaan masyarakat adat di kampung-kampung. Melalui pendekatan langsung, Dinsos akan melakukan pendampingan sekaligus pendataan sosial secara menyeluruh di setiap kampung.
Kepala Dinas Sosial Sarmi, Yance Ramandei, menyatakan bahwa pendampingan ini bertujuan mendorong masyarakat adat untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki di wilayah masing-masing.
“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat untuk melihat, mencatat, dan mendampingi mereka mengembangkan potensi yang sudah ada. Ini soal pemberdayaan yang dimulai dari akar, dari kampung,” ujarnya, Senin (26/5).
Dalam kesempatan itu, Dinsos juga akan melakukan pendataan potensi sosial serta masalah-masalah sosial yang terjadi di kampung. Pendataan ini dianggap krusial sebagai dasar dalam penyusunan program-program sosial ke depan.
“Kalau satu OPD tidak memiliki data yang valid, program yang disusun bisa meleset. Maka, pengumpulan data ini menjadi kewajiban dasar kami di lapangan,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pembangunan sosial yang lebih tepat sasaran dan menghargai kearifan lokal masyarakat adat di Kabupaten Sarmi.(roy).
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …