

Mama-mama menjual hasil kebun di Pasar Sentral Mararena belum lama ini. (foto: WENY/CEPOS)
SARMI-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sarmi, Daniel Senis, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyiapkan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan retribusi pasar. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga keberlangsungan Pasar Sentral Mararena yang merupakan aset penting milik pemerintah daerah sekaligus pusat kegiatan ekonomi masyarakat Sarmi.
Menurut Daniel, Pasar Sentral Mararena tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga berperan sebagai urat nadi perekonomian di Kabupaten Sarmi. Karena itu, ia menilai keberadaan pasar ini harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi kebijakan, fasilitas, maupun pengelolaan yang profesional.
“Ke depan, pengelolaan Pasar Sentral ini harus diarahkan menjadi pasar tradisional yang lebih modern,” ujar Daniel Senis, Jumat (7/11).
Page: 1 2
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…
Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…
Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…
Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…