

Mama-mama menjual hasil kebun di Pasar Sentral Mararena belum lama ini. (foto: WENY/CEPOS)
SARMI-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sarmi, Daniel Senis, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyiapkan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan retribusi pasar. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga keberlangsungan Pasar Sentral Mararena yang merupakan aset penting milik pemerintah daerah sekaligus pusat kegiatan ekonomi masyarakat Sarmi.
Menurut Daniel, Pasar Sentral Mararena tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga berperan sebagai urat nadi perekonomian di Kabupaten Sarmi. Karena itu, ia menilai keberadaan pasar ini harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi kebijakan, fasilitas, maupun pengelolaan yang profesional.
“Ke depan, pengelolaan Pasar Sentral ini harus diarahkan menjadi pasar tradisional yang lebih modern,” ujar Daniel Senis, Jumat (7/11).
Page: 1 2
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…
Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…
Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…