“Kita ingin memastikan bahwa perusahaan yang masuk harus benar-benar memberi dampak positif, menghormati masyarakat adat, dan menjaga lingkungan. Bukan hanya mengambil hasil alam tanpa memberi kontribusi,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sarmi bersama masyarakat siap mengawal proses ini dan menegaskan bahwa tidak ada kompromi terhadap perusahaan yang tidak transparan atau tidak memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah.
Langkah tegas ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang berharap agar investasi kehutanan di Sarmi membawa kemajuan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat adat.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…