“Kita ingin memastikan bahwa perusahaan yang masuk harus benar-benar memberi dampak positif, menghormati masyarakat adat, dan menjaga lingkungan. Bukan hanya mengambil hasil alam tanpa memberi kontribusi,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sarmi bersama masyarakat siap mengawal proses ini dan menegaskan bahwa tidak ada kompromi terhadap perusahaan yang tidak transparan atau tidak memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah.
Langkah tegas ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang berharap agar investasi kehutanan di Sarmi membawa kemajuan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat adat.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…