BTM menegaskan bahwa hanya orang dari pemerintahan yang tahu bagaimana memulai dan mengakhiri sebuah persoalan rakyat.
“Hanya pemilik rumah yang tahu kondisi rumahnya. Pemerintah yang mengerti cara selesaikan masalah. Jangan biarkan potensi ini terus tertidur,” ujar BTM menggunakan ilustrasi rumah sebagai gambaran tata kelola daerah.
Terkait pemekaran wilayah, ia menegaskan dukungannya terhadap rencana pemekaran Kabupaten Sarmi Timur, Apawer Raya, dan Bonggo Raya. Menurutnya, dengan luas wilayah dan potensi yang besar, sudah saatnya pemekaran dilakukan demi pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat.
“Saya paham betul soal pemekaran di Sarmi. Saya tahu wilayah ini luas dan potensinya besar. Kita akan buka akses jalan tembus Mamberamo Raya–Bonggo. Infrastruktur dan pemekaran harus jalan bersamaan,” tutupnya. (roy)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…