BTM menegaskan bahwa hanya orang dari pemerintahan yang tahu bagaimana memulai dan mengakhiri sebuah persoalan rakyat.
“Hanya pemilik rumah yang tahu kondisi rumahnya. Pemerintah yang mengerti cara selesaikan masalah. Jangan biarkan potensi ini terus tertidur,” ujar BTM menggunakan ilustrasi rumah sebagai gambaran tata kelola daerah.
Terkait pemekaran wilayah, ia menegaskan dukungannya terhadap rencana pemekaran Kabupaten Sarmi Timur, Apawer Raya, dan Bonggo Raya. Menurutnya, dengan luas wilayah dan potensi yang besar, sudah saatnya pemekaran dilakukan demi pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat.
“Saya paham betul soal pemekaran di Sarmi. Saya tahu wilayah ini luas dan potensinya besar. Kita akan buka akses jalan tembus Mamberamo Raya–Bonggo. Infrastruktur dan pemekaran harus jalan bersamaan,” tutupnya. (roy)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…
Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…
Festival Danau Sentani (FDS) XV tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga membuka…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Dinas Kesehatan resmi mengutus Tim Kesehatan untuk menangani dampak bencana…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden tersebut bermula dari ulah seorang oknum warga setempat…
Pemkab Lanny Jaya juga berencana menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat dan mendorong adanya dukungan…