

Pembangunan jalur-jalur evakuasi di sejumlah wilayah pesisir, terutama di Distrik Pantai Timur dan Sarmi Kota.
SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah pembangunan jalur-jalur evakuasi di sejumlah wilayah pesisir, terutama di Distrik Pantai Timur dan Sarmi Kota.
Kepala Dinas BPBD Kabupaten Sarmi, Darius Nari, saat ditemui Cenderawasih Pos, Jumat (27/6), menjelaskan bahwa jalur evakuasi yang dibangun bukan hanya untuk menghadapi potensi tsunami, tetapi juga mengantisipasi bencana lain seperti banjir bandang dan tanah longsor yang berpotensi terjadi di wilayah tersebut.
“Jalur-jalur evakuasi ini menjadi bagian dari upaya kami dalam meminimalkan risiko dan korban jiwa jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Fokusnya memang di wilayah pesisir, karena rawan terdampak gelombang tinggi dan bencana lainnya,” jelasnya.
Meski sejumlah fasilitas telah dibangun, Darius mengakui bahwa pihaknya masih sangat membutuhkan dukungan anggaran, terutama untuk menjalankan berbagai program kerja lainnya yang telah direncanakan. Ia menyebutkan, pada tahun 2025 ini BPBD Sarmi hanya mengelola anggaran sekitar Rp 800 juta, yang di dalamnya sudah termasuk pembayaran gaji pegawai.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…