

Tim Opsnal Reskrim mengamankan DPO 17 kasus curas yang tertangkap semalam berinisial BK di Polres Jayawijaya. Minggu (28/9) (Dok Polres Jayawijaya)
Polisi Pastikan Tidak Ada Tempat Aman bagi Pelaku Begal
WAMENA – Langkah pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya terhenti setelah Sat Reskrim Polres Jayawijaya dapat meringkusnya di sebuah honai yang ada di kampung Honelama Distrik Wamena, Minggu *28/9).
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro,, S.T.K, M.H membenarkan adanya penangkapan DPO yang terlibat 17 Kasus curas yang terjadi dalam Kota Wamena. Penangkapan dilakukan setelah tim melaksanakan kegiatan patroli dan monitoring antisipasi maraknya kasus begal di Kota Wamena.
“Awalnya, tim melakukan pengejaran terhadap salah satu DPO lainnya, namun berhasil mengamankan BK yang juga menjadi target utama Polres Jayawijaya selama ini karena dalam aksinya selalu menggunakan alat tajam,” ungkapnya Minggu (28/9).
Menutnya, BK merupakan salah satu pelaku curas yang selama ini menjadi DPO Polres Jayawijaya. Dari hasil interogasi, yang bersangkutan terlibat dalam 17 laporan polisi kasus pencurian dengan kekerasan sejak Januari hingga September 2025, Sejumlah barang bukti yang diambil dalam aksi-aksi pelaku di antaranya sepeda motor, handphone, uang tunai, dan barang berharga milik korban.
Page: 1 2
Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…
Penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dan Bupati Jayapura, yang sebelumnya telah disepakati dan…
Sekolah rakyat terintegrasi 77 Merauke yang menempati sebagian dari gedung SMKN 2 Merauke di Jalan…
Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang hidup jauh dari pusat pemerintahan dan belum…
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak…
Bupati Yunus Wonda mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dukungan bersama antara Pemerintah…