“Dengan ritual yang telah kami laluikan jika terjadi perang lagi itu bukan tanggung jawab lagi kami, itu di luar dari persoalan ini. Jadi secara budaya sudah berarti semua kita menahan diri dan aktivitas kita mulai jalan normal seperti biasa.”
“Rekonsiliasi secara total agar persoalan ini berhenti secara total itu kita harus lakukan habis ini sebab untuk masing-masing honai sudah dilakukan, Jadi rekonsiliasi itu nanti difasilitasi oleh pemerintah, kita ketemu lagi. Karena kemarin kita belum lakukan secara adat, kita belum jabat tangan,” bebernya.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…
Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…