Categories: PEGUNUNGAN

Disdik Jayawijaya Pertanyakan Status Kantor DPRP Papua Pegunungan

WAMENA – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan memastikan jika saat ini gedung kantor yang digunakan mulai dipertanyakan dinas pendidikan Kabupaten Jayawijaya, sebab lanjutan penggunaannya sebagai kantor DPRP Papua Pegunungan belum pernah dilaporkan Pemprov ke Kabupaten Jayawijaya.

Wakil Ketua III DPRP Berthus Asso mengakui jika DPRP Papua Pegunungan telah didatangi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya untuk mempertanyakan status penggunaan yang menjadi aset pemkab Jayawijaya yang dipinjam pakaikan kepada pemprov untuk menjadi kantor Gubernur Sementara, namun setelah gedung otonom digunakan maka kantor Dinas Pendidikan dialihkan ke DPRP akan tetapi tidak ada laporan ke Pemkab Jayawijaya.

“Ini masalah ini yang membuat Dinas Pendidikan mempertanyakan status penggunaan gedung kantor yang digunakan DPRP Papua Pegunungan, sebab mereka juga selama ini ini juga menumpang di gedung serbaguna Ukumiarek Asso,”ungkapnya saat ditemui di Kantor DPRP Papua Pegunungan Rabu (28/1)

Berthus mengaku dalam pertemuan tersebut memang sangat beralasan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya mempertanyakan status dari bangunan yang ditempati DPRP Papua Pegunungan saat ini, karena ini merupakan aset pemkab Jayawijaya, mereka juga jika pelayanan dinas pendidikan Kabupaten Jayawijaya sedikit terhambat.

“Gedung ukumiarek yang digunakan untuk menjadi Kantor Dinas Pendidikan itu hanya di sekat-sekat dengan kayu sehingga kita nilai ini wajar mereka mengekspresikan apa yang dirasakan dan mempertanyakan status kantor ini,”katanya

Ditempat yang sama Wakil Ketua II DPRP Papua Pegunungan Terius Yigibalom, SH menyatakan sampai dengan saat ini surat yang dikirim Bupati Jayawijaya sebanyak 3 kali kepada pemprov Papua Pegunungan ini belum di respon oleh Gubernur Papua Pegunungan sehingga mereka ingin mempertanyakan status gedung ini.

“Artinya mereka menanyakan gedung ini masih mau digunakan atau tidak sebab kalu tidak dinas Pendidikan ingin kembali berkantor di gedung tersebut karena staus awalnya pinjam pakai,”bebernya

Ia juga mengaku dari pertemuan itu gedung yang Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya gunakan saat initidak mendukung aktifitas yang mereka lakukan sebab banyak aset mereka juga hilang dicuri, karena kuranngan pengamanan dalam gedung serbaguna Ukumiarek Asso, sehingga kalau pemerintah provinsi tidak memakai aset yang dijadikan kantor Gubernur sementara mereka ingin masuk dan menggunakan kantor itu kembali.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

16 hours ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

17 hours ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

18 hours ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

19 hours ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

20 hours ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

21 hours ago