

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, bersalaman dengan peserta Mubes Wio I di aula Silimo Siloam Wamena usai memberikan sambutan Jumat (26/9). (foto:Deni/cepos)
WAMENA -Menyikapi beberapa insiden kejahatan jalanan yang sering kali terjadi dalam Kota dan pemetaan wilayah untuk perkantoran, perumahan industri dan lahan pertanian, suku Wio menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Wio I untuk membahas semua permasalahan yang ada, Jumat (26/9).
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, mengakui jika tujuan dari pelaksanaan Mubes pertama ini karena orang tua dan anak -anak suku Wio ini merasa prihatin dengan kejahatan-kejahatan seperti begal, pencurian yang saat ini merajalela. Karena itu, masyarakat asli dari 3 distrik yang ada dalam kota Wamena merasa perlu berbicara mencari solusi untuk keamanan wilayah ini.
“Sebelumnya Mubes ini belum pernah ada dan ini pertama kalinya dilakukan untuk membicarakan tentang kehidupan yang lalu, sekarang dan akan datang seperti apa,”ungkapnya di Aula Silimo Siloam Wamena
Page: 1 2
Coach RD mengaku sangat sulit mengalahkan pasukan Laskar Antasari di depan Barito Mania. Musim ini,…
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Biak, melalui Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP),…
Kepala Bidang Trantib Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke Raimond Rumlus mengungkapkan, penertiban ini…
Andre menjelaskan, setelah penetapan AI sebagai tersangka dalam kasus korupsi bantuan hibah Pemerintah Provinsi Papua…
PSBS memiliki waktu cukup lama untuk berbenah. Putaran kedua kembali bergulir pada 25 Januari. PSBS…
‘’Beliau orang baik. Utang itu sekitar 2-3 tahun terakhir. Sementara utang-utang sebelumnya sudah dibayarkan. Saat…