

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere (foto:Deni/CEPOSONLINE.COM)
WAMENA– Pemkab Jayawijaya memastikan jika rencana pelaksanaan rekonsiliasi yang bakal dilakukan pada pada 31 Juli mendatang lahir dari aspirasi masyarakat bawah.
Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, menilai Ketua DPR Papua Pegunungan dan Ketua DPR Kabupaten Jayawijaya dinilai tidak berpihak kepada masyarakat dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah, sebab keputusan yang diambil dari aspirasi masyarakat.
“Pernyataan kedua pimpinan lembaga legislatif tersebut tidak mencerminkan persoalan riil yang sedang dihadapi warga, melainkan sarat dengan kepentingan politik, setiap kebijakan pemerintah seharusnya didukung, apalagi jika itu merupakan hasil dari aspirasi masyarakat,”tegasnya di Wamena Sabtu (26/7).
Ronny juga menyindir kinerja legislatif yang menurutnya belum membuahkan satu pun produk hukum yang benar-benar berdampak bagi rakyat. Ia menyebut bahwa selama ini DPR hanya sibuk mengkritik, namun belum memberikan kontribusi nyata dalam bentuk regulasi yang berpihak kepada masyarakat.
Page: 1 2
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah…