Categories: PEGUNUNGAN

Emergency, Pasien Kanker Diterbangkan dengan Pesawat Cargo

Pasien Kanker yang menjadi rujukan RSUD Wamena saat dipersiapkan di terminal Kedatangan untuk diberangkatkan dengan pesawat Cargo ke Jayapura, Sabtu (25/4). ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Lantaran tak ada penerbangan sipil yang masuk ke Kabupaten Jayawijaya selama pembatasan aktifitas bandara, seorang pria paro baya yang  menderita sakit kanker terpaksa diterbangkan ke Jayapura dengan pesawat pesawat cargo yang mengangkut barang masuk ke Wamena.

   Kasi KKP Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena  Fredy Halattu mengaku   dalam kondisi pandemi Covid -19 khususnya di Jayawijaya telah dikeluarkan surat edaran jika tak ada penerbangan penumpang keluar dan masuk ke Wamena.

  “Sesuai dengan surat edaran itu, kita juga mempertimbangkan sisi kemanusiaan dimana pada saat emergency maka Pemda Jayawijaya, RSUD Wamena mengeluarkan surat layak terbang pada pasien yang harus dirujuk ke Jayapura, sehingga selain pesawat cargo tak ada lagi pesawat lain terkecuali mungkin pesawat carteran,”ungkapnya Sabtu (25/4) kemarin

   Menurutnya, di Wamena ada dua jenis pesawat cargo yang digunakan, yakni pesawat full cargo dan pesawat penumpan namun izin terbangnya itu kombinasi antara penumpang dan cargo. Dimana saat penutupan sementara bandar udara Wamena, maka pesawat yang mengangkut penumpang dialihkan kepada full Cargo.

   “Dalam keadaan emergency pesawat jenis ini mempersiapkan seat khusus untuk crew, saat emergency seperti ini kita saling koordinasi antara UPBU dan Maskapai penerbangan  serta Pemda Jayawijaya.”kata Fredy Halattu.

   Saat ini, lanjut Fredy, Trigana Air bisa memberikan pertolongan bagi pasien -pasien yang membutuhkan perawatan emergency ke Jayapura, namun ada aturan yang tetap dipegang yakni pasien yang dirujuk dalam keadaan emergency tak boleh pasien yang punya riwayat penyakit menular karena itu sangat berpegaruh baik dalam lingkungan bandara atau dalam pesawat yang tertutup semua.

   Di tempat yang sama Manager Trigana Wamena Michael Biduri mengaku pihaknya  memang tidak menyiapkan pesawat khusus, tapi sebenarnya pesawat yang sebelum ada pandemi Covid – 19 digunakan sebagai pesawat penumpang namun diubah untuk mengangkut kargo dan itu perizinan dari pusat yang sudah dimiliki yang bisa digunakan.

   “Meskipun mengangkut cargo, namun pesawat ini kursinya tidak kita lepas karena dalam wabah Corona ini hampir tiap minggu itu kita lakukan evakuasi pasien emergency ke Jayapura,”jelas Michael.

   Setelah ada larangan penutupan bandara Wamena sementara waktu, Kata Michael Biduri, ternyata pasien yang harus dirujuk dari Jayawijaya itu masih cukup banyak sehingga perlu koordinasi dengan pemda Jayawijaya dan instansi terkait bagaimana cara mengevakuasi ini.

  “Setelah ada kata sepakat kita coba untuk mengevakuasi pasien yang menurut keterangan medis sakit cancer dengan ketentuan penerbangan hanya bisa mengevakuasi pasien yang bukan penyakit menular.”katanya.(jo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

5 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

6 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

7 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

9 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

10 hours ago

Pasca Penembakan, Enam Kapal Logistik Dikawal Ketat

Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…

20 hours ago