Categories: PEGUNUNGAN

Jenazah Teridentifikasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jenazah Imanus Wenda (25) yang ditemukan di Kali Uwe Minggu (22/11) pagi kemarin berhasil diidentifikasi kepolisian. (Foto: Denny/ Cepos)

WAMENA-Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Kali Uwe Minggu (22/11) pagi kemarin, akhirnya dapat teridentifikasi oleh pihak kepolisian. Hal ini menyusul adanya warga yang mengaku jika jenazah tersebut adalah keluarganya atas nama Imanus Wenda (25), sehingga jenazah korban langsung diambil oleh keluarganya untuk dimakamkan.
Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen mengaku sehari disemayamkan di ruan jenazah RSUD Wamena, jenazah laki-laki yang ditemukan warga di Kali Uwe dapat teridentifikasi dan diambil keluarganya untuk dimakamkan di kampung halamannya. Korban bernama Imanus Wenda ini merupakan warga yang berdomisili di Distrik Welesi.
“Jenazah sudah kita serahkan kepada keluarga korban setelah sehari di RSUD Wamena, saat ini keluarga sedang melakukan upacara pemakaman sesuai dengan adat,” ungkapnya, Senin (23/11)
Hingga saat ini, kata Kapolres, kepolisian belum mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. Yang jelas dari hasil pemeriksaan tak ada tanda kekerasan fisik yang dialami oleh korban, korban hanya mengalami luka goresan karena terseret arus kali Uwe yang deras lantaran saat ini masuk dalam musim penghujan.
“Kami sudah menghadirkan warga yang pertama kali mendapati jenazah korban di Kali Uwe untuk memberikan penjelasan kepada keluarga korban, sehingga tak ada salah paham dan pemikiran lain yang timbul,” katanya.
Ia menyebutkan kemungkinan korban ditemukan dalam kali Uwe dalam keadaan meninggal dunia lantaran kecelakaan. Namun ini belum dapat dipastikan, karena belum ada keterangan dari saksi yang bisa menggambarkan dan mengetahui secara pasti kondisi korban sebelum ditemukan tak bernyawa dan hanya menggunakan celana dalam.
“Intinya kami masih terus mendalami kasus ini apakah nanti ada dugaan lain, itu kita lihat saja nanti karena sampai saat ini belum ada saksi yang melihat bagaimana keadaan korban sebelum ia ditemukan meninggal dunia minggu pagi,”beber Rumaropen.
Ia menambahkan jenazah korban telah dibawa keluarganya ke Distrik Pyramid yang merupakan kampung halamannya. Pihaknya tetap melakukan pengawalan terhadap warga jangan sampai menimbulkan ketakutan bagi warga yang lain, karena dalam prosesi pemakaman secara adat mereka harus membawa alat tajam seperti panah dan sege (tombak dari kayu).
“Kita tetap melakukan pengawalan kepada warga yang mengambil jenazah yang ditemukan meninggal di Kali Uwe kemarin sampai ke kampungnya agar tak menimbulkan kekhawatiran dari warga yang melakukan aktifitas,”tambah Kapolres. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kini di Mimika Beli Minyak Tanah Pakai Barcode

Melalui kebijakan baru ini, setiap warga yang sudah terdaftar berhak membeli minyak tanah hingga 20…

32 minutes ago

Seorang Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama Sentani, Diduga Dibunuh?

Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura,…

2 hours ago

Pemkab Merauke Perkuat Pemetaan Wilayah Rawan Karhutla

Pemerintah Kabupaten Merauke memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemetaan wilayah rawan…

3 hours ago

Pemkab Keerom Genjot Persiapan Sekolah Rakyat

Program strategis nasional gagasan Presiden Prabowo Subianto ini ditargetkan mulai dibangun pada awal tahun 2027…

4 hours ago

Pemprov Papeg Ingatkan Masyarakat Waspadai Peredaran Ganja

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) John Tabo, SE, M.B.A  meminta kepada seluruh masyarakat di Papua…

5 hours ago

Menang Upaya Hukum, Hamka Yelipele Dilantik Jadi Anggota MRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B,A menyatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji…

6 hours ago