“Dengan kegiatan ini kita akan mempu memberikan pembekalan kepada masyarakat sebagai pihak yeng terdampak langsung bencana alam atau kedaruratan yang lain, artinya warga diberikan kemampuan untuk melakukan pencarian dan pertolongan pertama,”jelas Barokna
Materi yang diberikan terkait dengan pemberian napas buatan, penanganan korban patah tulang, atau mengalami luka yang terbuka, hal ini akan berguna ketika mereka mengalami kedaruratan dalam aktifitas meerka khususnya dalam keluarga atau ditengah masyarakat.
Di tempat yang sama Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan pemerintah melihat tujuan utama dari penyelenggaraan workshop ini guna meningkatkan kapasitas membantu, merespon serta memulihkan diri dari dampak bencana banjir yang sehingga bisa mencetak relawan yang handal di tengah masyarakat.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kompleks perumahan warga yang belum memiliki bak atau kontainer…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…