“Dengan kegiatan ini kita akan mempu memberikan pembekalan kepada masyarakat sebagai pihak yeng terdampak langsung bencana alam atau kedaruratan yang lain, artinya warga diberikan kemampuan untuk melakukan pencarian dan pertolongan pertama,”jelas Barokna
Materi yang diberikan terkait dengan pemberian napas buatan, penanganan korban patah tulang, atau mengalami luka yang terbuka, hal ini akan berguna ketika mereka mengalami kedaruratan dalam aktifitas meerka khususnya dalam keluarga atau ditengah masyarakat.
Di tempat yang sama Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan pemerintah melihat tujuan utama dari penyelenggaraan workshop ini guna meningkatkan kapasitas membantu, merespon serta memulihkan diri dari dampak bencana banjir yang sehingga bisa mencetak relawan yang handal di tengah masyarakat.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…
Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…
enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…
Informasi yang diperoleh menyebutkan sekitar 18 ABK berada di tiga kapal tersebut. Dari laporan sementara,…