Categories: PEGUNUNGAN

Aksi Anarkis, Warga Wamena Ngungsi di Polres dan Kodim

Masyarakat Jayawijaya saat melakukan pengungsian ke Polres Jayawijaya untuk mencari keamanan dari aksi anarkis yang terjadi di Wamena, Senin (23/9). (FOTO : Denny/Cepos )

WAMENA-Aksi Anarkis yang terjadi di Wamena, Senin (23/9)  pagi hingga siang kemarin membuat  sejumlah warga Wamena memilih untuk mengungsi ke Polres Jayawijaya dan Kodim 1702/ Jayawijaya. Mereka mengungsi  untuk mencari keamanan, pasalnya aksi anarkis yang dilakukan sekelompok siswa ini menjalar ke luar kota dan membuat masyarakat dari luar kota ingin masuk ke Kota Wamen.

  Selain warga yang datang sendiri dengan menggunakan kendaraan pribadi, aparat juga melakukan evakuasi kepada warga yang berada di pinggiran kota seperti dari Pike, Hom-hom, Muai, Wesaput dan Wouma. Hal ini ditakutkan warga pendatang yang ada disana bisa menjadi korban dari aksi anarkis tersebut, sehingga harus diamankan sementara waktu.

   Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua  mengakui untuk warga yang sementara mengungsi ini biarkan  sementara waktu berada  Polres dan Kodim. Sebab,  Pemda masih berusaha untuk melakukan upaya -upaya rekonsiliasi agar Wamena ini cepat aman dan kondusif sehingga warga bisa pulang ke rumahnya  kembali.

  “Kami tidak akan biarkan mereka disana terlalu lama, kami akan berupaya untuk  melakukan Rekonsilisasi agar mereka bisa kembali lagi,” ungkapnya Senin (23/8) kemarin

  Ia juga belum bisa memastikan jumlah korban jiwa maupun luka, meskipun beberapa tempat ada warga pendatang yang menjadi korban jiwa karena belum didata dan situasi kota  masih tegang, sehingga pemerintah ingin mengamankan warga terlebih dahulu .

  “Memang ada korban, cuma kami belum melakukan pendataan baik yang luka maupun yang meninggal dunia serta fasilitas pemerintah maupun masyarakat yang rusak akibat dibakar,”kata Bupati.

  Sementara itu, Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya telah menyatakan siaga satu untuk Kabupaten Jayawijaya. Ia telah memerintahkan anak buahnya dari Polres Jayawijaya dan BKO Brimob untuk mengantisipasi tindakan -tindakan yang dilakukan masyarakat.

  Kapolres juga telah menempatkan personelnya untuk memblokade seluruh jalan dari luar kota yang menghubungkan masuk ke dalam kota Wamena, sehingga massa tak boleh masuk, untuk melanjutkan aksi anarkis ini ke dalam Kota Wamena.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

1 day ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

1 day ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

1 day ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

1 day ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

1 day ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

1 day ago