Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada para mama-mama asli Tolikara yang berjuang di sektor usaha kecil. Ia meminta Pemerintah Daerah untuk memberikan perlindungan terhadap pelaku UMKM asli Papua, serta membatasi aktivitas dagang oleh pihak non-OAP yang menjual bahan-bahan lokal seperti rica dan bayam di pasar tradisional.
Dalam pandangannya, sinergi antarlembaga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara sangat penting untuk memperkuat pelayanan publik yang berpihak kepada rakyat. Ia berharap seluruh SKPD dapat bekerja selaras demi mendukung visi-misi bupati untuk menjadikan Tolikara sebagai “Kota Injil” yang sejahtera, aman, dan maju.
“Di bawah kepemimpinan yang baru, kami berharap Bupati dan Wakil Bupati mampu merangkul seluruh elemen masyarakat lintas suku dan menciptakan pemerintahan yang bersih, adil, dan bermartabat. Kami ingin melihat kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” tutup Muru Wonda. (Diskominfo Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan Papua Sri Utami mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan MBG sebagai bagian…
“Program MBG sangat strategis bagi Papua karena mendukung 'Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis’…
‘’Pelakunya 2 orang. Satu membawa parang dan satu pelaku lainnya membawa pisau. Luka besar pada…
Ini terlihat di dua rumah sakit pemerintah yakni RSJ Abepura dan RSUD Jayapura. Bahkan untuk…
Persipura kini masih berada pada peringkat ketiga dengan koleksi 33 poin. Mereka hanya terpaut satu…
”Sehingga pada malam ini saya selaku kepala Basarnas, selaku SAR Coordinator mendeklir bahwa operasi pencarian…