Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada para mama-mama asli Tolikara yang berjuang di sektor usaha kecil. Ia meminta Pemerintah Daerah untuk memberikan perlindungan terhadap pelaku UMKM asli Papua, serta membatasi aktivitas dagang oleh pihak non-OAP yang menjual bahan-bahan lokal seperti rica dan bayam di pasar tradisional.
Dalam pandangannya, sinergi antarlembaga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara sangat penting untuk memperkuat pelayanan publik yang berpihak kepada rakyat. Ia berharap seluruh SKPD dapat bekerja selaras demi mendukung visi-misi bupati untuk menjadikan Tolikara sebagai “Kota Injil” yang sejahtera, aman, dan maju.
“Di bawah kepemimpinan yang baru, kami berharap Bupati dan Wakil Bupati mampu merangkul seluruh elemen masyarakat lintas suku dan menciptakan pemerintahan yang bersih, adil, dan bermartabat. Kami ingin melihat kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” tutup Muru Wonda. (Diskominfo Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jayapura Kota menangkap dua pemuda berinisial J.W (18) M.P (18)…
Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, serta aparatur Pemerintah Daerah (Pemda) tingkat…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan progres pembangunan kantor Gubernur Papua…
Asep mengatakan, dalam pelaksanaan upacara tersebut, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil…