

Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka,S.PI, M.Si (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo telah membatalkan atau menghentikan tarif cargo di Bandara Bandara Wamena pekan lalu, setelah sempat berjalan kurang lebih satu bulan.
Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.PI, MSi menyatakan, sejak awal pungutan kargo bandara Wamena mulai diaktifkan, dirinya sudah memperingatkan Pemkab Jayawijaya untuk melihat kembali kebijakan tersebut sebab diketahui belum ada peraturan daerah yang menjadi dasar hukum terkait tarif tersebut.
“Sejak awal kami sudah memperingatkan peringatkan kepada Pemkab Jayawijaya terkait dengan hal ini karena memang tidak memiliki dasar hukum yang kuat, dan saat ini tarif kargo Bandara Wamena sudah dihentikan Gubernur Papua Pegunungan lewat surat edarannya,”ungkapnya di Wamena Minggu (19/10) via selulernya.
Lucky Wuka menjelaskan, pungutan seperti ini memang tak bisa dilakukan pemerintah daerah tanpa ada dasar hukum yang kuat, oleh karena itu diharapkan pemerintah bisa melakukan konsultasi lagi bersama DPRK Jayawijaya agar bisa mencari solusi yang baik untuk masalah ini.
Page: 1 2
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…
Penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dan Bupati Jayapura, yang sebelumnya telah disepakati dan…
Sekolah rakyat terintegrasi 77 Merauke yang menempati sebagian dari gedung SMKN 2 Merauke di Jalan…