Categories: PEGUNUNGAN

Digerebek Wabup, 9 Bandar Judi dan 3 Penghuni Tempat Karoke Diamankan

WAMENA– 9 bandar judi permainan rolex yang ada di salah satu ruko di jalan Ambon dan satu ruko di jalan Hom-hom Wamena yang diduga sebuah cafe remang -remang yang menjadi tempat penyedia jasa PSK dan dan penjualan miras pabrikan digerebek tim Pemberantasan Miras dan Narkoba dari Pemkab Jayawijaya.

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.Ip, M.Kp menyatakan untuk razia miras dan narkoba masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama Tim pemberantasan Miras dan Narkoba, dimana untuk pengerebekan pertama sebuah ruko di jalan ambon Wamena yang menjadi tempat perjudian rolex dan togel sehingga 9 orang pria langsung di amankan dan di bawah ke Polres Jayawijaya.

“9 Orang ini dibawa ke Polres Jayawijaya bersama barang bukti alat alat perjudian yang ada seperti mesin rolex dan beberapa kupon putih untuk togel ke Polres Jayawijaya untuk dilakukan proses hukum,”ungkapnya di Polres Jayawijaya Jumat (18/7).

Kata Ronny, Untuk penggerebekan kedua dilakukan di salah satu ruko yang berada di jalan Hom-Hom Wamena dan menemukan beberapa botol miras pabrikan yang di sinyalir dijual dalam ruko tersebut karena tempat itu dijadikan sebagai tempat karoke, selain miras pihaknya juga berhasil mengamankan seorang laki -laki yang mengaku sebagai kurir makanan dan dua orang perempuan yang tinggal di ruko tersebut.

Melihat masalah sosial yang bermunculan ditengah masyarakat Pemkab Jayawijaya tak akan tinggal diam dan akan terus melakukan pencarian, bahkan akan turun di beberapa titik tempat perjudian, dan miras, beberapa kali pemerintah sudah mengimbau untuk menertibkan penjualan miras dalam Kota Wamena.

“Kebanyakan yang menjual miras ini teman -teman dari luar dan ini sangat disayangkan apabila terjadi konflik dalam masyarakat dan kriminalitas nantinya yang disalahkan masyarakat, tetapi tidak disadari kalau yang jual miras ini mereka juga,”beber Wabub Jayawijaya

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya meminta kepada paguyuban yang ada di Jayawijaya untuk lebih memperhatikan warganya, kalau ada yang mau datang dan membuka usaha maka usaha yang masuk akal dan bisa membangun daerah ini, jangan dengan miras dan lain -lain, karena semua agama melarang itu.

Ia juga mengaku untuk dua wanita yang ditemukan pada ruko yang dijadikan sebagai tempat karoke pastinya akan dipulangkan kembali karena mereka mengaku baru tiba di wamena sekitar seminggu yang lalu dari palembang untuk bekerja di tempat tersebut. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

11 hours ago

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

20 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

21 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

22 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

24 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

1 day ago