“Meskipun pengembangan padi sawah ini merupakan program nasional, namun jangan melupakan kebutuhan pokok yang lainnya, sehingga harus berjalan bersamaan agar ketersediaan pangan kita melimpah,” beber mantan anggota DPRK Jayawijaya.
Wakil Bupati Jayawijaya juga menambahkan jika pengembangan padi di distrik pyramid ini ditangani dua pemerintah yakni ada yang dibina oleh Pemkab Jayawijaya melalui dinas pertanian dan ada yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, dan ini langkah yang baik untuk menjadikan Jayawijaya lumbung padi.
“Saat ini ada Program Strategis Nasional (PSN) untuk mencetak sawah di tiga distrik, kegiatan ini mempermudah masyarakat untuk mengembangkan padi sawah yang ditangani langsung oleh provinsi Papua Pegunungan, kami dari pemerintah daerah tak menangani program tersebut,” tutupnya. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…