Categories: PEGUNUNGAN

Satu Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Wamena Tutup

WAMENA– Pelayananan di Puskesmas Wamena Kota di Kabupaten Jayawijaya terpaksa harus ditutup sementara,  karena satu tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmeas tersebut terpapar virus Covid-19. Karena itu, 15 petugas yang bekerja di Puskesmas Wamena Kota juga harus melakukan swab.

Aktifitas Puskesmas Wamena Kota yang ditutup untuk umum semenjak salah satu petugasnya terpapar Covid-19. (FOTO: Denny/ Cepos)

  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua di Wamena mengatakan satu dari delapan pasien baru yang masuk per 17 September merupakan tenaga medis. Yang baru saja melakukan perjalanan dinas dari luar Papua, sehingga tertularnya virus tersebut dari luar.

  “Satu diantaranya merupakan petugas medis yang sehari-hari betugas di Puskesmas Wamena Kota dan sementara yang bersangkutan juga telah menjalani perawatan di ruang isolasi yang disiapkan pemerintah.” ungkapnya, Jumat (18/9) kemarin.

  Jhon Banua mengatakan seluruh petugas medis yang bertugas di Puskesmas Wamena kota telah melakukan swab dan sejak semalam sudah mulai dilakukan dengan peralatan PCR laboratorium RSUD Wamena.

  “Hasilnya sementara running, jadi kami masih tunggu, sehingga untuk sementara waktu Puskesmas Wamena kota ditutup sementara waktu untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga” katanya.

  Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy Mambieuw. S.pB ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos via selulernya menyatakan, kalau satu tenaga medis sudah dipastikan menjadi pasien Covid -19. Karena itu, semua tenaga medis yang ada di Puskesmas Wamena kota harus mengikuti screening lagi semua.

  “Minimal sebelum pelayanan diaktifkan, semua petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Wamena kota harus dilakukan pemeriksaan swabnya, sehingga untuk batas waktunya ditunggu dari hasil pemeriksaan itu,” jelasnya.

  Kata Willy Mambieuw, kalau dalam pemeriksaan swab hasilnya hanya satu pasien saja yang terpapar Covid -19 dan lainnya negatif, maka yang bersangkutan saja yang dikarantina, yang lainnya bisa kembali membuka pelayanan.

  “Kemungkinan puskesmas wamena ditutup sementara, karena kepala puskesmas menganggap semua petugas kesehatan disana telah terpapar, sehingga antisipasi terburuknya ia menutup pelayanan puskesmas sambil melakukan pemeriksaan kepada semua petugasnya,”katanya.  Puskesmas Wamena Kota merupakan satu dari sekian puskesmas di Kabupaten Jayawijaya yang ikut melakukan tes cepat, termasuk di RSUD Wamena. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak puskesmas setempat telah menempelkan pengumuman di depan pagar masuk.

   Pada pengumuman itu, diberitahukan kepada masyarakat bahwa Puskesmas Wamena Kota akan tutup terhitung 18 hingga 20 september. Pengumuman yang ditandatangani oleh Kepala Puskesmas Wamena Kota, Dokter Lorina juga membenarkan alasan dihentikan sementara pelayanan akibat satu staf terkonfirmasi positif Covid-19. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

4 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

5 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

9 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

10 hours ago