Sementara itu Ketua PPNI kabupaten Jayawijaya Kesia Tredia Warikar, AMP menyatakan masih ada beberapa hal yang menjadi tantangan perawat saat inidari sisi jumlah perawat untuk memenuhi kebutuhan populasi yang ada ini terkait dengan pendistribusian tenaga yang tidak merata sehingga berpengaruh pada akses pelayanan keperawatan.
“factor geografis dan kurangnya akses kendaraan, fasilitas kesehatan yang masih kurang memadai untuk menunjang perawat dalam melaksanakan tugasnya , di kabupaten Jayawijaya masih terdapat perawat yang bekerja dengan sukarela artinya mereka tak digaji,”bebernya.
Ia menegaskan yang menjadikan masalah ini miris, sebagai organisasi yang membawahi perawat – perawat sangat mengharapkan pemerintah Provinsi Papua pegunungan dan pemerintah daerah bisa melihat hal ini dan memberikan solusi yang baik bagi perawat yang ada di Kabupaten dan di Provinsi Papua pegunungan. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…