Sementara itu Ketua PPNI kabupaten Jayawijaya Kesia Tredia Warikar, AMP menyatakan masih ada beberapa hal yang menjadi tantangan perawat saat inidari sisi jumlah perawat untuk memenuhi kebutuhan populasi yang ada ini terkait dengan pendistribusian tenaga yang tidak merata sehingga berpengaruh pada akses pelayanan keperawatan.
“factor geografis dan kurangnya akses kendaraan, fasilitas kesehatan yang masih kurang memadai untuk menunjang perawat dalam melaksanakan tugasnya , di kabupaten Jayawijaya masih terdapat perawat yang bekerja dengan sukarela artinya mereka tak digaji,”bebernya.
Ia menegaskan yang menjadikan masalah ini miris, sebagai organisasi yang membawahi perawat – perawat sangat mengharapkan pemerintah Provinsi Papua pegunungan dan pemerintah daerah bisa melihat hal ini dan memberikan solusi yang baik bagi perawat yang ada di Kabupaten dan di Provinsi Papua pegunungan. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…