Sementara itu Ketua PPNI kabupaten Jayawijaya Kesia Tredia Warikar, AMP menyatakan masih ada beberapa hal yang menjadi tantangan perawat saat inidari sisi jumlah perawat untuk memenuhi kebutuhan populasi yang ada ini terkait dengan pendistribusian tenaga yang tidak merata sehingga berpengaruh pada akses pelayanan keperawatan.
“factor geografis dan kurangnya akses kendaraan, fasilitas kesehatan yang masih kurang memadai untuk menunjang perawat dalam melaksanakan tugasnya , di kabupaten Jayawijaya masih terdapat perawat yang bekerja dengan sukarela artinya mereka tak digaji,”bebernya.
Ia menegaskan yang menjadikan masalah ini miris, sebagai organisasi yang membawahi perawat – perawat sangat mengharapkan pemerintah Provinsi Papua pegunungan dan pemerintah daerah bisa melihat hal ini dan memberikan solusi yang baik bagi perawat yang ada di Kabupaten dan di Provinsi Papua pegunungan. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…