Sementara itu Ketua PPNI kabupaten Jayawijaya Kesia Tredia Warikar, AMP menyatakan masih ada beberapa hal yang menjadi tantangan perawat saat inidari sisi jumlah perawat untuk memenuhi kebutuhan populasi yang ada ini terkait dengan pendistribusian tenaga yang tidak merata sehingga berpengaruh pada akses pelayanan keperawatan.
“factor geografis dan kurangnya akses kendaraan, fasilitas kesehatan yang masih kurang memadai untuk menunjang perawat dalam melaksanakan tugasnya , di kabupaten Jayawijaya masih terdapat perawat yang bekerja dengan sukarela artinya mereka tak digaji,”bebernya.
Ia menegaskan yang menjadikan masalah ini miris, sebagai organisasi yang membawahi perawat – perawat sangat mengharapkan pemerintah Provinsi Papua pegunungan dan pemerintah daerah bisa melihat hal ini dan memberikan solusi yang baik bagi perawat yang ada di Kabupaten dan di Provinsi Papua pegunungan. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pihak manajemen dan tenaga kesehatan justru menjadikan kondisi ini sebagai pemantik untuk terus maju…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…
Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…
Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…