WAMENA-Direktur RSUD Wamena Dr. Felly Sahureka mengaku saat ini stok darah di Unit Pendonoran Darah (UPD) di RSUD Wamena terbatas dan rata -rata kosong. Karena itu, pihaknya membutuhkan kerjasama dari lapisan masyarakat dalam keadaan sehat untuk mendonorkan darahnya. Selama ini jika pasien membutuhkan darah, RSUD Wamena menyurat kepada Kodim 1702/ Jayawijaya, Batalyon 756 / Wimane Sili dan Polres Jayawijaya.
“Kalau ada pasien yang membutuhkan transfusi darah, kita selalu menyurat meminta bantuan dari lembaga keamanan negara seperti Kodim, Batalyon dan Polres Jayawijaya , kadang juga dari keluarga anggota ada yang mau mendonor sehingga kami menyurat ke sana dalam bulan ini,”ungkapnya kepada Cenderawasih pos Kamis (18/6) kemarin.
Dokter Felly menyatakan, awal bulan juni ini dari detasemen TNI AU Wamena yang datang untuk mendonorkan darahnya sebanyak 20 orang personel, dalam kondisi pandemi Covid -19 ini pihaknya selalu menganjurkan kepada para pendonor agar sebelum mendonorkan darahnya bisa dilakukan pemeriksaan rapid test terlebih dahulu. (jo/tri)
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…