Jhon Tabo kembali menegaskan, alasan kedua posisi tanah di Distrik Wouma itu di tengah -tengah tepatnya di perbatasan wilayah Distrik Welesi dan Wouma, tidak di samping jalan protokol, hal ini seperti menyembunyikan pembangunan tiga kantor pemerintah.
“Di sisilain kalau kita ingin melakukan pengembangan kedepannya agak sempit, karena di bawah kaki gunung, ibaratnya saja sebelah berkembang namun sebelahnya patah, oleh karena itu kami pidahkan ke Kebun Biologi LIPI,” bebernya
Ia juga menambahkan tanah yang akan digunakan sebagai lahan pembangunan kantor Gubernur Papua Pegunungan adalah tanah milik LIPI untuk membuat kebun Biologi yang sejak tahun 1992 hadir di sini, dan 1993 tanah ini serahkan ke LIPI.
“Ini tanah yang tak bermasalah karena ini merupakan aset pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dengan demikian kami melaporkan kepada Pemkab Jayawijaya dan pemerintah tersebut sudah merestui dan menghibahkan tanah ini kepada pemprov Papua Pegunungan secara resmi dan sah secara hukum,”jelas Gubernur Papua Pegunungan.” tutupnya (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas yang dicanangkan…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menargetkan 1.000 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui program Mahasiswa Cerdas (Mace)…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun…