

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP. M.KP saat berbincang dengan salah satu guru yang mengajar 6 kelas sekaligus dalam satu ruangan di SD Negeri Abuneri Distrik Pyramid Kabupaten Jayawijaya Kamis (16/10) (foto:Denny/Cepos)
WAMENA – Usai mendapatkan laporan dari warga, Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP melakukan sidak ke SD Negeri Abuneri Distrik Pyramid Kamis (16/10).
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP mengakui jika mendapat laporan dari masyarakat jika SDN Abuneri banyak permasalahan, antara lain 3 ruang kelasnya rusak, kepala sekolah tak pernah ada di tempat, dan guru hanya satu orang yang mengajar.
“Dalam sidak itu memang benar apa yang disampaikan, saya datang dan melihat hanya satu orang guru P3K yang mengajar dari anak kelas 1 sampai dengan kelas 6 yang dikumpulkan jadi satu dan belajar bersama dengan membagi dua papan tulis,”ungkapnya di SD Negeri Abuneri. Kamis (16/10).
Menurutnya, kejadian seperti ini sangat disayangkan, karena dari 7 guru yang ada di sekolah ini hanya 1 yang aktif mengajar meskipun dia bukan OAP disini, banyak sekali guru dari OAP yang ingin menjadi guru yang berstatus ASN, namun tanggungjawab mereka untuk mengajar anak-anak ini diabaikan.
“Saya sangat sedih melihat hal ini, karena belum 1 tahun kami menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati melihat banyak masalah yang terjadi di lapangan yang langsung ditemukan sendiri, sehingga tahun depan kami akan melakukan pembenahan sekolah ini,”jelas Ronny sambil mengusap air matanya
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…