Kata Mantan Anggota DPRK Jayawijaya itu, fasilitas yang akan dibenahi seperti 3 ruang kelas, pembangunan rumah guru, penyediaan air bersih, MCK, listrik, kalau guru tak mengajar hanya karena alasat tidak memiliki rumah guru pemerintah akan usahakan, banyak guru yang hanya berkoar jika mengajar di sekolah ini dan itu namun kenyataannya tak ada.
“Kami akan memperhatikan sekolah ini dan juga beberapa sekolah yang lain, hanya saja untuk SD Negeri Abuneri ini saya lihat sendiri kondisinya kami akan perhatikan fasilitas, kami harapkan kepala sekolah itu ada di tempat,”katanya.
Ia juga mengapresiasi yang tinggi untuk kepada salah satu guru asal NTT yang rela tinggal di ruang perpustakaan sekolah yang punya dedikasi yang tinggi untuk mengajar anak -anak Jayawijaya ke depan, harus disadari anak -anak yang ada saat ini adalah generasi peneris Jayawijaya Papua Pegunungan, bahkan negara ini.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…