“Kebersihan Ini bukan hanya tanggung jawab 140 orang, tapi saya berharap seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten puncak juga para aparatur sipil negara, kita sama-sama mendukung program yang kita canangkan ini supaya kota ini tetap bersih,” pungkas Nenu Tabuni.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Puncak, Kepala Bidang Bina Marga Andarias Tawaru menyampaikan penerimaan 140 orang ini bertujuan menjaga Ilaga harus dalam kondisi bersih.
“Kami menerima semua tanggung jawab yang diberikan oleh bapak bupati, kami siap melaksanakan. Dalam proses pembayaran gaji PUPR akan membuat SOP sesuai arahan pak bupati. Penggajian akan dilakukan secara tertib dimana jika terdapat honorer yang tidak kerja, maka gaji tidak akan dibayarkan atau bahkan akan gantikan dengan orang lain,”tegasnya.
Andarias Tawaru mengatakan, pihknya akan mengatur suatu SOP yang mengikat antara honorer dengan pemerintah daerah sehingga dibayar sesuai dengan Tupoksi masing-masing.
“Sebanyak 100 orang khusus untuk pembersihan dalam kota dan untuk 40 orang khusus untuk pembersihan PLTMH di Eromaga dan di Kali Wako” tutup Andarias. (Diskominfo Puncak)
Page: 1 2
Wali Kota menegaskan bahwa tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Selain pengaruh lingkungan pergaulan,…
Menurut Airlangga, kebijakan terkait THR dan Gaji 13 2026 merupakan instruksi langsung dari Presiden untuk…
Ia menilai sistem yang ada masih perlu diawasi ketat agar tidak membuka celah penyalahgunaan anggaran.…
Di sudut timur Jayapura, tepatnya di kawasan Koya Timur, berdiri sebuah lingkungan pendidikan yang dari…
Penemuan tersebut berlokasi di antara jalan Swakarsa dan Kampung Yuwanain, Kabupaten Keerom. Dari hasil penyelidikan…
Salah satu pedagang komoditas pertanian sekaligus pemilik kios sembako, Sumarni, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi…