Secara terpisah Kasie Pengembangan SDM Pariwisata Disbudpar Ledy Ambarita mengaku untuk perekutan peserta pihaknya sudah menyurat ke sekolah dan perguruan tinggi yang ada di Wamena dan sekolah yang melakukan seleksi kepada perwakilannya, hasil dari seleksi itu disampaikan kepada Disbudpar sehingga dibuat pembekalan selama 2 hari.
“Untuk hari pertama ini materi dari Disbudpar yakni pengenalan objek wisata, bahasa inggris, sapta pesona dan personality yang dibawakan teman teman dari dinas dan juga duta wisata kami,” bebernya
Untuk hari kedua pembekalan ini, lanjut Ambarita, akan difokuskan untuk persiapan gran final seperti atraksi budaya ,kebersamaan dan pembentukan karakter yang akan ditampilkan oleh peserta dalam grand final pemilihan putra dan putri pariwisata Kabupaten Jayawijaya.
“Mereka kuga akan melakukan malam keakraban dengan api unggun, untuk grand final akan digelar para 17 September ini di gedung Tongkonan Wamena,” tutupnya . (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…