Categories: PEGUNUNGAN

Jadikan Nabire Sebagai kota Lumbung Pangan

Pemprov Papua Tengah Dukung Program P3-TGAI

NABIRE– Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan dukungannya terhadap pencapaian yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua melalui Program Perceparan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dengan membangun Saluran irigasi di Biha dan Kalibumi Nabire, Papua Tengah.

Yan Ukago ST.MT, Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Tengah usai mengikuti acara serah terima hasil pekerjaan program P3-TGAI daerah irigasi Kalibumi dan Biha Kabupaten Nabire tahun anggaran 2023 di Ballroom Hotel Mahavira Nabire, Kamis (14/9) mengatakan, Pemerintah provinsi Papua Tengah mendukung pencapaian BWS yang membantu para petani dengan membangun saluran irigasi.

” Soal pemberian bantuan dari Pusat melalui BWS di Nabire ini, Ibu Gubernur juga dukung untuk ketahanan pangan,” kata Ukago.

Daerah untuk produksi pertanian akan semakin terbatas karena dengan adanya perkembangan zaman yang lebih modern dan atas nama pembangunan, banyak lahan pertanian yang akan alih fungsi jadi Lahan pemukiman.

” Untuk pertahankan daerah dengan penghasil lumbung pangan (lahan pertanian) kami akan mengaturnya dalam RT RW Provinsi Papua Tengah dalam karena saat ini dalam tahapan penyusunan RT RW, ” Jelas Ukago.

Lanjut Ukago, Pemerintah Provinsi Papua tengah sesuai arahan Jokowi, berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi, menjamin ketercukupan pangan di Nabire dan sekaligus memberikan kontribusi bagi kecukupan pangan dunia.

” Ketahanan pangan itu jauh lebih penting maka dalam RT RW yang kami sedang susun kami tidak akan ubah lahan pertanian jdi lahan pemukiman. Ini juga kebijakan yang diamanatkan Pj.Gubernur Papya Tengah untuk mengikut arahan Presiden untuk ketahanan pangan di Indonesia,” Tutur Ukago.

Kepala Balai Wilayah Sungai Papua, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Nimbrot Rumaropen ST.M menambahkan, Program ini adalah program padat karya yang dilakukan setiap tahun dengan tujuan meningkatkan Ketahanan pangan dengan menyuntik pendapatan ekonomi rakyat.

” Kami menyediakan Dana dan dalam pekerjaannya kami dibantu oleh konsultan manajemen, kelompok tani dan masyarakat dalam sukseskan pembangunan saluran irigasi. Disana Kelompok tani dan masyarakat diajarkan soal teknis penanganan dan pelaporannya dalam menangani irigasi bertahan lama,” ucapnya.

Ia juga berharap, Pemerintahan Pusat yang baru dapat melanjutkan program yang dirintis oleh Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dan Joko Widodo agar ketahanan Pangan di Indonesia tetap aman. (tft)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Tak Ada Budidaya, Populasi Udang Selingkuh Semakin Berkurang

Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…

5 hours ago

Banyak Masyarakat NTT Berkontribusi di Papua Selatan

Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…

6 hours ago

Medical Klinik Pertama Milik OAP Kini Hadir di Merauke

Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…

7 hours ago

Sempat Ditungggu Habiskan Makan, Satu Anggota KKB Intan Jaya Dibekuk

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…

8 hours ago

Perkembangan Teknologi dan Sistem Transportasi Tak Bisa Dibendung

Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…

9 hours ago

DPRP Papeg Minta Maaf Tidak Turun Langsung Ke Masyarakat Dalam Situasi Konflik

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…

10 hours ago