Categories: PEGUNUNGAN

Sekolah Disidak, Siswa Ngaku Kepsek Jarang di Tempat

WAMENA-Dalam kunjungan kerjanya ke Distrik Asologaima yang masuk zona 2, Bupati Jhon Richard Banua, SE, MSi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di SMP Negeri 1 Asologaima. Saat Sidak, Bupati tak mendengar apa yang disampaikan guru, tetapi lebih mendengar penyampaian dari para  siswa yang hadir. Terungkap para siswa mengaku kepala sekolahnya kebanyakan tak ada di tempat.

  “Sangat disesalkan, di saat pemerintah sedang berupaya untuk membangun pendidikan yang baik bagi masyarakat, masih ada kepala sekolah yang lalai dalam melaksanakan tugas dan meninggalkan tempat tanpa alasan jelas,” ungkap Bupati Jhon, Kamis (16/9) kemarin.

  Ia juga menyatakan ada ruang kelas yang harus direnovasi saat ini sehingga tidak dimasukan dalam proyek, tetapi ini kebijakan dari pemerintah untuk mulai dilakukan minggu depan karena 4 ruangan kelas ini sangat dibutuhkan siswa untuk belajar mengajar disana.

   Secara terpisah Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu, Amd, S.Sos menegaskan bakal memanggil kepala sekolah yang tidak melakukan tugas di sekolah. Sebab banyak kepala sekolah yang dari zona 3 dan 4 hanya selalu berada di Kota Wamena tanpa urusan yang jelas dan mengabaikan tanggungjawabnya di sekolah yang dipimpin.

  Sejak menjabat Kadinas Pendidikan, Natalis mengaku sudah langsung turun ke distrik dan kampung untuk melakukan pengecekan sekolah-sekolah yang ada disana dan hasilnya memang banyak kepala sekolah yang menghabiskan waktu di kota.

  “Dari kunjungan itu saya lihat banyak kepala sekolah yang tidak berada di tempat sehingga banyak sekolah tidak jalan padahal dalam masa pandemi ini sekolah di zona 3 dan 4 itu harus berjalan seperti biasa, namun karena ditinggal maka sekolah itu tidak jalan,” bebernya.

  Mumpu kembali menegaskan kebanyakan sekolah yang ditinggal kepala Sekolahnya hanya meninggalkan siswa bersama guru bantu yang tidak masuk dalam Honorer dan juga pegawai, tentunya ini sangat mempengaruhi pendidikan bagi siswa disana.

  “Kita ini sudah terbatas dengan tenaga guru sehingga kita perlu memberikan perhatian kepada proses belajar mengajar disetiap sekolah yang ada apalagi dalam situasi pandemi Covid -19,”tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

5 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

6 hours ago

Fenomena Blue Moon, Warga Pesisir Waspadai Pasang Air Laut

Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…

7 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

8 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

9 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

10 hours ago