Categories: PEGUNUNGAN

Disinyalir Masih Ada Pelaku Lainnya

WAMENA – Usai meringkus sindikat curammor yang selama ini meresahkan masyarakat, nampaknya belum selesai dan masih akan terus dikembangkan karena disinyalir masih ada bagian dari pelaku yang lainnya yang masih terus melakukan aksi -aksi  tersebut.

Wakapolres Jayawijaya Kompol I Wayan Laba, SH, MH menyatakan dari pengungkapkan kasus scuramor kemarin yang melibatkan 5 tersangka dan 9 barang bukti kendaraan roda dua berbagai jenis, kemungkinan besar masih ada pelaku lain lagi, sebab saat ini tim pidum Opsnal Reskrim Polres Jayawijaya masih terus melakukan pengembangan.

“Dari5 pelaku yang diamankan, 4 diantaranya di proses di Polres Jayawijaya sedangkan satu orang lainnya di proses di Polres Jayapura, namun kemungkinan masih ada pelaku lain lagi yang belum ditemukan dan sementara kita masih kembangkan,”ungkapnya jumat (14/2) kemarin.

Menurutnya, kasus ini belum ditutup sampai disini saja, tapi masih terus di telusuri kembali karena tidak menutup kemungkinan ada pelaku dan barang bukti lainnya yang akan didapatka, sekali lagi kasus ini masih dikembangkan dan jumlah pelakunya kemungkinan akan bertambah setelah pengungkapan TKP yang lainnya dilakukan.

“Dari 5 pelaku ini sudah saling mengenal stu sama lainnya, sehingga dalam melakukan aksinya juga secara berkelompok paling banyak 5-7 orang paling sedikit 2 orang dengan membagi peran yang berbeda,”jelas Wakapolres Jayawijaya.

Kata I Wayan Laba pihaknya juga sempat meminta keterangan dari para pelaku dimana hasil penjualan dari motor hasil curian ini rata -rata digunakan hanya untuk membeli dan mengonsumsi miras, di ketahui bersama jika apabila seseorang sudah dalam keadaan mabuk atau dipengaruhi miras berpotensi untuk melakukan tindak pidana.

“Kalau sudah mabuk tidak hanya melakukan pencurian kendaraan bermotor, tapi juga bisa melakukan tindak pidana yang lainnya, oleh karena itu kita juga masih kembangkan modus pencurian dengan kekerasan karena disamping menggunakan kunci leter T mereka juga menggunakan alat tajam,” katanya. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

20 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

21 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

1 day ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

1 day ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago