

Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP. Ibnu Rudihartono, STrk, SIK (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Polres Jayawijaya masih menunggu laporan yang dibuat oleh para korban begal yang viral di perumahan pemda Hom -hom beberapa waktu lalu saat insiden tersebut terekam CCTV, sebab meskipun sudah dilakukan pengejaran hingga saat ini namun belum ada laporan resmi yang dibuat oleh para korban.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP. Ibnu Rudihartono, STrk, SIK menyatakan hingga saat ini korban belum membuat laporan kepolisian, namun pihaknya masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap dua pelaku yag melakukan aksi perampasan motor pada rabu kemarin.
“Kami masih menunggu untuk korban membuat laporan kepolisian lagi meskipun kita sudah tindak lanjuti kasus begal tersebut, kita juga ingin mengambil keterangan dari para korban terkait dengan aksi begal itu,”ungkapnya jumat (13/10) kemarin.
Ia mengaku sejak awal kejadian pihaknya sudah merespon dengan mendatangi TKP lokasi III perumahan Pemda Jayawijaya di Hom -hom, dan langsung melakukan pengejaran, namun diketahui usai mengambil kendaraan milik korban dua pelaku ini berpisah ke arah berbeda untuk mengelabui pengejaran yang dilakukan.
Page: 1 2
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…