Marthen mengaku jika tantangan besar yang dihadapi Papua Pegunungan sebagai provinsi otonomi baru, terutama dengan adanya penurunan dana Otonomi Khusus (Otsus), dan saat ini Provinsi Papua Pegunungan hanya bisa berharap dari transfer dana pusat karena tidak punya PAD.
“Tantangan ini harus dihadapi dengan langkah maju dan pengelolaan fiskal yang baik. Gubernur menginstruksikan seluruh jajaran untuk fokus pada program-program yang benar-benar prioritas.”bebernya
Oleh karena itu, karena efisiensi anggaran, OPD diharapkan harus merencanakan yang utama dan terutama sebab anggaran untuk untuk pemprov Papua Pegunungan juga terbatas, sehingga perlu untuk memilah yang benar -benar diperlukan dengan melihat tingkat urgensi. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…