Marthen mengaku jika tantangan besar yang dihadapi Papua Pegunungan sebagai provinsi otonomi baru, terutama dengan adanya penurunan dana Otonomi Khusus (Otsus), dan saat ini Provinsi Papua Pegunungan hanya bisa berharap dari transfer dana pusat karena tidak punya PAD.
“Tantangan ini harus dihadapi dengan langkah maju dan pengelolaan fiskal yang baik. Gubernur menginstruksikan seluruh jajaran untuk fokus pada program-program yang benar-benar prioritas.”bebernya
Oleh karena itu, karena efisiensi anggaran, OPD diharapkan harus merencanakan yang utama dan terutama sebab anggaran untuk untuk pemprov Papua Pegunungan juga terbatas, sehingga perlu untuk memilah yang benar -benar diperlukan dengan melihat tingkat urgensi. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…
Bupati Gusbager menyatakan bahwa penyelesaian administrasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengamankan aset daerah…