Categories: PEGUNUNGAN

Buntut Kasus Penganiayaan, Dua Kelompok Terlibat Massa Bentrok

WAMENA – Buntut dari kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian pada korban, memicu terjadinya konflik antara warga di Karujaya Distrik Wesaput Kabupaten Jayawijaya Senin (11/11) kemarin, dimana keluarga korban membakar dua rumah dan satu honai milik keluarga dari terduga pelaku.

Dari informasi yang dihimpun media ini, konflik tersebut berawal saat aksi penganiayaan yang terjadi kepada korban Timnas Kogoya (20) yang terjadi di Jalan irian Wamena, dimana korban ditikam oleh pelaku YW, hingga meregang nyawa ditempat sekitar pukul 03.30 WIT dini hari, akibat dari kasus tersebut keluarga korban tidak terima dan melakukan penyerangan ke rumah keluarga pelaku.

Akibatnya, dua rumah dan satu honai dibakar massa. Namun situasi tersebut dapat diredam usai aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya turun ke lapangan dan menenangkan keluarga korban serta juga meminta keluarga pelaku untuk tidak melakukan aksi pembalasan, sebab kasus tersebut telah ditindak lanjuti oleh kepolisian.

“ Setelah Anggota tiba di TKP Keluarga dari korban sudah melakukan pembakaran terhadap 2 rumah dan 1 honai milik keluarga dari terduga pelaku usai sebelumnya situasi memanas dan timbul bentrok antara kjedua kelompok masa,”ungkap kapolres melalui kasi humas Ipda M Suryanto Rabu (13/11) di Wamena.

Kasi Humas juga mengaku jika dari hasil visum luar terhadap korban Timnas Kogoya meninggal dunia lantaran mengalami luka sobek di tubuh bagian belakang sebelah kanan, luka pada bagian telinga sebelah kanan dan luka pada bibir bagian atas

“Keluarga Korban tidak mengizinkan membawa korban ke rumah sakit, sehingga anggota menghubungi dokter dari klinik Polres untuk melakukan pemeriksaan Korban di rumah korban Yang berada di Karu Jaya distrik Wesaput Kab Jayawijaya.”katanya.

Ia juga memastikan sejak bentrokan tersebut yang dipicu dari kasus penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia terjadi, hingga saat ini situasi di Karujaya Distrik Wesaput masih dalam keadaan aman terkendali.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

19 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

19 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

20 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

20 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

21 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

21 hours ago