

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A berbincang dengan Mendagri Muhamad Tito Karnavian di Lokasi KIPP Gunung Susu Wamena, Selasa (12/8) kemarin. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan meminta kepada pemerintah pusat melalui kementrian Dalam Negeri agar dalam dana bagi hasil (DBH) pajak dari PT Freeport Indonesia bisa juga ke Provinsi Papua Pegunungan.
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan jika DOB ini sangat minim fiskal dan hanya berharap kucuran anggaran dari transfer pemerintah pusat dan hal ini menjadi kendala.
“Kami akui biaya memang cukup tinggi, Inflasi daerah masih tertinggi se indonesia namun dengan kondisi ini pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyesuaikan pergerakan terhadap pemerintahan dan pergerakan roda ekonomi rakyat.”ungkapnya Rabu (13/8) di Wamena
Menurutnya, jika dilihat perekonomian masyarakat di Papua Pegunungan, semua tergantung kepada anggaran pemerintah daerah, namun dalam kurun waktu 2 minggu kemarin ini sudah mulai dilihat ekonomi di wamena mulai hidup karena penerapan anggaran dari Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) dengan spesifik Gren sudah mulai kucurkan pemerintah pusat.
Page: 1 2
Pigai menjelaskan, Kementerian HAM memiliki berbagai program di bidang pendidikan, penyuluhan dan sosialisasi HAM yang…
Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan, korban meregang nyawa akibat luka benda tajam dari perut…
Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, dua peristiwa tersebut harus menjadi peringatan…
Ia mengaku SMA Asisi memberikan dukungan penuh kepada murid mereka untuk mengikuti berbagai iven seperti…
Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan…
Budi mengungkapkan, Sudewo tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penindakan KPK. Pemeriksaan itu dilakukan…