Categories: PEGUNUNGAN

Isu Aksi Demo Tak terbukti

Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen , S.Sos, MM bersama Dandim 1702/ Jayawijaya saat meninjau langsung keamanan dalam Kota Wamena dari Pikhe hingga ke Sinakma, Jumat (13/3). ( FOTO: Denny/ Cepos )

Aparat Tetap Ditempatkan di Tempat Rawan Perkumpulan Masa

WAMENA-Isu aksi penggalangan masa untuk melakukan sejumlah rangkaian aksi demo yang mengarah kepada kerusuhan tak terbukti. Bahkan tak ada pergerakan masa yang sebelumnya diantisipasi aparat kemanan tak ada dalam Kota Wamena hingga aktifitas masyarakat berjalan seperti biasa di bawah pengamanan dari Polres Jayawijaya, Kodim 1702/ Jayawijaya dan Batalyon 756 / Wimanesili.

   “Kita sudah menyikapi masalah ini lebih awal dengan melakukan koordinasi dengan TNI dan juga forkopimda Jayawijaya dan mengambil langkah antisipasi dengan patroli gabungan sejak kemarin dan akan terus dilakukan jika isu ini masih berkembang,”ungkap Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen jumat (13/2) kemarin .

   Kapolres juga memastikan dalam   pengamanan ini, pihaknya sudah memploting aparat gabungan di beberapa tempat yang dianggap sebagai tempat kumpul masa dan juga semua tempat -tempat yang merupakan pintu masuk ke dalam Kota Wamena yang dilaksanakan pada pai hari.

  “Kita pastikan memberikan masyarakat di Jayawijaya ini rasa aman, sehingga ada 300 personel gabungan yang diturunkan, dan untuk penempatan mereka dibeberapa tempat disesuaikan dengan bobot ancaman di daerah itu sehingga jumlahnya berbeda -beda,”bebernya.

   Secara Terpisah Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Inf. Candra Dianto mengakui jika dalam pengamanan ini dari Polres , Kodim , Batalyon, juga melibatkan paskas dari TNI AU terkait adanya isu yang berkembang di Kota Wamena yang akan ada aksi yang akan dilakukan oleh masyarakat, sehingga disikapi dengan menggelar pasukan untuk menjaga keamanan.

  “Kita pastikan aktifitas berjalan normal seperti biasa, aktifitas masyarakat juga berjalan, kami menyiapkan personel TNI 150 orang dan standba ada 100 orang untuk mengantisipasi bila mana membutuhkan dukungan pengamanan,”ungkapnya. 

   Untuk penempatan anggota dari TNI sifatnya membackup kepolisian sehingga dimana ada anggota kepolisian maka ada anggota TNI yang di tempatkan di sana khusus titik -titik yang dinilai rawan karena merupakan tempat berkumpulnya massa.

  “Kami tempatkan personel disana agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan aktifitasnya,”bebernya.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

BTM: Pemekaran Papua Utara Menyatukan Harapan Masyarakat

   Daerah Otonom Baru (DOB) itu, kata dia, bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan…

15 hours ago

Jangan Tunggu Ada Keluhan Jantung, Biasakan Hidup Sehat dan Rutin Periksa

Dari senam bersama hingga pemeriksaan kesehatan, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua mengajak masyarakat lebih…

18 hours ago

​Bangunan Liar Marak, Satpol PP Diminta Tertibkan Fungsi Trotoar

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan wajah kota.…

1 day ago

Kasus Perjalanan Dinas DPRP Memanas

   Ketua Aliansi, Jansen Previdea Kareth, mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun,…

1 day ago

Anggaran Pemerintah Harus Tepat Sasaran dan Bermanfaat Nyata

  Menurut Rustan, DPR Kota Jayapura telah menetapkan APBD perubahan, sehingga diharapkan seluruh organisasi perangkat…

1 day ago

Penghubung KY Papua Dorong Mahasiswa Kawal Integritas Hakim

  Kegiatan dengan tema “Optimalisasi Peran Penghubung KY dalam Menjaga dan Menegakkan Integritas Hakim" tersebut…

1 day ago