Categories: PEGUNUNGAN

Pemprov Papua Tengah Selaraskan RTRW dengan Upaya Perlindungan Hutan

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyelaraskan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan upaya perlindungan hutan dan penurunan emisi gas rumah kaca guna menjaga keseimbangan pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Papua Tengah Yan Richard Pugu di Nabire, Kamis, mengatakan luas kawasan hutan di daerah itu mencapai sekitar 6,7 juta hektare, dengan 65 persen atau lebih dari 4,3 juta hektare berstatus hutan lindung dan kawasan konservasi.

“Kami bersinergi menyiapkan dokumen RTRW agar rencana pembangunan tetap sejalan dengan perlindungan hutan dan mitigasi perubahan iklim,” ujarnya.

Ia mengatakan, hutan lindung di Papua Tengah mencakup konservasi darat seperti Taman Nasional Lorentz dan sejumlah cagar alam. Papua Tengan juga memiliki kawasan konservasi laut, di antaranya Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

Ia menjelaskan, hutan di Papua Tengah saat ini juga dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi seperti perkebunan dan pertambangan tradisional.

Namun, pemanfaatan tersebut harus dilakukan secara terukur dan tidak menimbulkan deforestasi berlebihan.

“DLKHP Papua Tengah secara rutin melakukan pengawasan lapangan serta melibatkan berbagai pihak dalam pengendalian pemanfaatan kawasan hutan,” ujarnya.

Perwakilan Kementerian Kehutanan yang juga Dewan Penasihat Ahli Tim Kerja Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Ruandha Agung Sugardiman Ruandha Agung Sugardiman mengatakan perencanaan tata ruang menjadi instrumen penting untuk memastikan pembangunan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan fungsi hutan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Serpihan Bom Akhirnya Ditemukan

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…

11 hours ago

Dua Prajurit TNI Disebut Tewas Dalam Kontak Tembak

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…

12 hours ago

Pemerintah Diingatkan Segera Menyiapkan Langkah Antisipatif

Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…

13 hours ago

Jawab Isu “Pesta Babi”, Mentan Amran Sebut Pesta Pangan

“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…

14 hours ago

Tak Heran Pelaksanaan MBG Carut Marut

Kasus ini dinilai harus menjadi momentum krusial untuk membenahi tata kelola program strategis nasional tersebut…

17 hours ago

Mengapa Biak Banyak Ditemukan Amunisi Bekas Perang Dunia

Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang…

1 day ago