Categories: PEGUNUNGAN

8 Senpi, 8 Magazine dan 919 Amunisi Dimusnahkan

WAMENA-Sebanyak 8 pucuk Senjata Api (Senpi) yang terdiri dari  7 laras panjang , 1 laras pendek dan 8 magazin bersama 919 amunisi dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Jayawijaya dengan cara dipotong–potong, sedangkan amunisi dilepas bubuk mesiunya, kemudian dilebur, Rabu, (12/7), kemarin.

   Kejari Jayawijaya, Salman SH, MH menyatakan, 8 Senpi dan sejumlah amunisi yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil perkara sitaan gabungan dari beberapa Polres di Provinsi Papua Pegunungan selama 2022-2023.

“ Memang sudah ada yang ditetapkan, tapi ada yang masih lakukan proses banding, setelah ingkra semua baru bisa dimusnahkan,”ungkapnya Rabu (12/7) kemarin

Kejari menjelaskan, ada satu perkara yang ditangkap di Kabupaten Yalimo dulu dengan berang bukti amunisi sekitar 600 butir, sebenarnya sudah mau disidang, mengingat jumlahnya banyak dan penyimpanan juga butuh keamanan tersendiri, maka pihaknya menyurati ke Pengadilan Negeri Wamena dimusnahkan.

   Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo, SH , MH menyatakan, pemusnahan ini adalah bukti bagaimana kejaksaan berperan menjalankan tugasnya dalam membela NKRI, tentunya negara jangan kalah dengan kelompok tertentu, harus bersatu untuk menindak kelompok tersebut.

 Ia mengingatkan kepada seluruh aparat keamanan dan penegak hukum,  jaringan kelompok yang bertentangan ini sangat berbahaya dalam melakukan kekacauan, menghasut masyarakat untuk bergabung dengan mereka, oleh karena itu, diperlukan saling koordinasi untuk memberantas organisasi ini. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENASENPI

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

9 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

10 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

11 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

12 hours ago