

Pj Gubernur Papua Pegunungan Velix V Wanggai bersama Bupati Jayawijaya Athenius Murib dan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Arh. Reza Ch.A Mamoribo dan OPD Pemprov Papua Pegunungan melakukan pertemuan di kantor Gubernur Papua Pegunungan Selasa (11/3/2025) (foto: Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemkab Jayawijaya memastikan jika sekolah yang berada Distrik Wamena Kota akan menjadi percontohan untuk launcing bersama Provinsi Papua Pegunungan, dan Kabupaten Jayawijaya untuk Program Makanan Bergizi (PMB) 17 Maret mendatang, sebab saat ini sudah ada dua dapur yang dibuka khusus menjalankan program ini.
Bupati Jayawijaya Athenius Murib mengaku untuk launching bersama makanan bergizi ini akan dilakukan dalam waktu dekat ini untuk sekolah -sekolah yang ada di distrik Wamena Kota terlebih dulu, karena dari laporan yang diterima sudah ada dua dapur yang dibuka untuk menyediakan makanan sebanyak 7000 untuk siswa.
“Ini akan dilakukan bertahap mulai dari Distrik Wamena Kota hingga nanti tersebar ke 40 Distrik yang lain nanti untuk teknisnya diatur oleh tim dari badan gizi nasional seperti apa pelaksanaanya,”ungkapnya di Kantor Gubernur Papua Pegunungan.
Diharapkan kepada tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG-BGN) dapat berkoordinasi dengan baik, untuk 15.000 pelajar dari 20 sekolah ini, di data sekolah mana yang mau dan tidak untuk memperoleh PMB,
Selain itu tim SPPG harus melibatkan unsur dedominasi Gereja di Provinsi Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya agar tidak ada masalah yang timbul, karena di Kabupaten Jayawijaya situasi agak sedikit berbeda dengan daerah lain.
Ditempat yang sama Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Arh.Reza Ch.A Mamoribo menyatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan langsung ke dua dapur yang di Distrik Wamena Kota, sebab untuk launcing ini konsennya baru wilayah ditrik ini saja.
“Dua dapur ini yang akan mensuplay mekanan bergisi ini kepada penerima manfaat yakni siswa sekolah mulai dari TK sampai dengan tingkat SMA/SMK yang sudah didata oleh Staf Teritotial Kodim 1702/ Jayawijaya,” jelasnya
Ia mengaku konsep awal itu akan dibuatkan makanan untuk 7000 siswa sekolah, dari data yang telah dapatkan itu 6500 lebih dengan radius 1,5 KM dari dua dapur yang ada, kemudian untuk rencana launcingakan dilakukan pada 17 maret 2025, namun sebelumnya akan dilakukan ujicoba oleh bupati dan forkopimda makan sama -sama dulu baru di berikan kepada siswa sekolah.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…