Categories: PEGUNUNGAN

DLHKP Papeg Serahkan Bantuan Alat Kerja

WAMENA – Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Pegunungan menyerahkan bantuan alat kerja kepada sejumlah komunitas masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, berupa peralatan kerja seperti sekop, parang, mesin babat serta beberapa peralatan kebersihan lainnya untuk sekolah dan juga gereja.

Kadis Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Papua Pegunungan, Timotius Matuan, S.Pd, M.Pd mengatakan, penyerahan bantuan tersebut terinsipirasi dari aksi inisiatif sekelompok anak muda Jayawijaya yang punya kepedulian untuk lingkungan dengan melakukan kegiatan pembersiahan jalan di kota Wamena.

“Desember tahun lalu ada sekelompok anak muda dijalanan yang dengan inisiatif mengumpulkan dana untuk merayakan natal bersama, namun hasil yang mereka dapatkan disisihkan untuk membeli mesin babat untuk kerja, dan proposal itu mereka sampaikan kepada kami,”ungkapnya jumat (10/1) di Wamena.

Kata Timotius dari inspirasi yang peduli akan lingkungan yang ada di kota Wamena makanya pihaknya tertarik untuk bantu mereka dengan mesin babat dan beberapa alat lain untuk terus berpartisipasi membantu pemerintah daerah untuk melestarikan lingkungan yang bersih di wilayah ibukota Papua Pegunungan.

“Kami melihat inisiatif dari pemuda ini sebagai bagian dari mendukung program pemerintah sehingga kami memberikan bantuan peralatan kerja yang dibutuhkan. Tujuannya agar generasi muda lainnya di daerah ini ikut termotivasi dengan kegiatan positif.”katanya

Menurutnya hari ini pihaknya memberikan bantuan 1 unit mesin babat, 10 buah sekop dan 10 buah parang, ada juga tonk sampah kecil, sapu dan beberapa alat peduli lingkungan dan lainnya yang bisa juga digunakan untuk perkebunan.

  “Selain kepada Komunitas anak muda dari gereja, bantaun berupa sekop dan parang juga diserahkan untuk kelompok tani kehutanan non kayu di Kabupaten Jayawijaya, seperti pengusaha buah merah,kopi  kelapa hutan, pengusaha ternak lebah madu dan kelompok peduli hutan.”jelas Kadis Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Papua Pegunungan.

Ia juga menjelaskan jika Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Papua Pegunungan tidak ada bantuan untuk pertanian sayur mayur, karena itu ada dinas pertanian tapi seperti yang tadi telah di sebutkan untuk bantuan seperti , kopi, buah merah, madu, kelapa hutan dan lain-lain, kehutanan tapi non kayu itu yang bisa dilayani.

“Jadi masyarakat perlu mengetahui kalau kami itu hanya dapat memberikan bantuan untuk pertanian itu terbatas, hanya beberapa komiditas saja yang bisa ditangani, selebihnya tak bisa,”jelas Matuan

Di tempat yang sama Kepala Bidang Lingkungan Hidup, Philipus Wamu mengatakan, sejumlah bantuan yang disiapkan dinas tersebut,  diserahkan kepada sejumlah kelompok sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

  “Jadi Yang kelompok tani kita akan kasih sesuai kebutuhannya, kalo ada yang bikin persemaian bibit pohonn kita akan kasi beberapa peralatan kerja” tutupnya.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

7 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

8 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

9 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

10 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

12 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

13 hours ago