Menurut Wabup, selama ini ada beberapa sekolah atau siswa yang menolak program ini karena kurang paham dan mempertanyakan pengelolaan masakan yang diberikan, oleh karena itu, dalam penyajian makanan itu bisa dikelola masyarakat lokal setempat dengan pengawasan dari perwakilan BGN.
“Kami ingin yang mengelola ini adalah masyarakat yang ada di wilayah itu, sehingga anak -anak ini tidak salah pemahaman, selama ini ada penolakan karena masalah pengelolaan makanan tersebut,”jelas Wabub Jayawijaya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Badaruddin mengatakan, Lapas Abepura tidak serta merta memberikan remisi kepada…
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, penerbitan Surat Edaran tersebut…
Layanan tersebut antara lain puskesmas, RS Ramela, layanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan…
Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Kombes Pol Muhajir dan dihadiri para pejabat…
Meski setiap orang memiliki ritme perjalanan yang berbeda, pada hakikatnya langkah kehidupan dipengaruhi oleh dua…
Wali Kota menegaskan bahwa penyelenggaraan Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem…