Categories: PEGUNUNGAN

Pemkab Jayawijaya Ingin MBG Masuk ke Distrik dan Kampung

Menurut Wabup, selama ini ada beberapa sekolah atau siswa yang menolak program ini karena kurang paham dan mempertanyakan pengelolaan masakan yang diberikan, oleh karena itu, dalam penyajian makanan itu bisa dikelola masyarakat lokal setempat dengan pengawasan dari perwakilan BGN.

“Kami ingin yang mengelola ini adalah masyarakat yang ada di wilayah itu, sehingga anak -anak ini tidak salah pemahaman, selama ini ada penolakan karena masalah pengelolaan makanan tersebut,”jelas Wabub Jayawijaya. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Optimalkan Semua Aset, Kembangkan Usaha yang Ada dan Jajaki Peluang BaruOptimalkan Semua Aset, Kembangkan Usaha yang Ada dan Jajaki Peluang Baru

Optimalkan Semua Aset, Kembangkan Usaha yang Ada dan Jajaki Peluang Baru

Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…

4 hours ago

Pemkab Merauke Siapkan Penanganan Korban Kebakaran di Wanam

Bupati Merauke Yoseph  Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…

4 hours ago

Polda Papua Uji Coba MBG Pola Prasmanan

  Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…

5 hours ago

Warga Mimika Diimbau Tidak Konsumsi Air Hujan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…

5 hours ago

Sidak Kantor Dukcapil, Rustan Saru: Bebas Pungli dan Calo!

   Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…

6 hours ago

Revitalisasi Pasar Youtefa untuk Akselerasi Ekonomi

  Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…

7 hours ago