Menurut Wabup, selama ini ada beberapa sekolah atau siswa yang menolak program ini karena kurang paham dan mempertanyakan pengelolaan masakan yang diberikan, oleh karena itu, dalam penyajian makanan itu bisa dikelola masyarakat lokal setempat dengan pengawasan dari perwakilan BGN.
“Kami ingin yang mengelola ini adalah masyarakat yang ada di wilayah itu, sehingga anak -anak ini tidak salah pemahaman, selama ini ada penolakan karena masalah pengelolaan makanan tersebut,”jelas Wabub Jayawijaya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Proses seleksi tak lagi mewajibkan hadir di dalam kelas untuk ujian tulis bersampul kertas.…
Persipura Jayapura resmi merekrut penyerang baru, Lazarus Sinim. Pemain muda yang bersinar pada Liga 4…
Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Papua Ardi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kontribusi penerimaan opsen…
Berdasar data yang diterima oleh awak media dari Leonardo, M-346 F Block 20 merupakan varian…
Puncak peringatan HAN dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H.…
Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk…